Acara yang bertajuk Indonesian Line Tracer Competition (ILTC) merupakan subkegiatan dari acara tahunan Teknik Fisika (Tekfis) ITS yaitu Engineering Physics Week (EPW). "Tujuan diadakannya ILTC adalah untuk membentuk generasi muda yang melek terhadap bidang robotika," ujar Yusuf Afandi, ketua pelaksana. Generasi muda diharapkan mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi demi kemajuan bangsa, tambah mahasiswa semester 4 ini.
"Robot line tracer merupakan robot analog yang paling dasar. Robot tersebut memiliki sensor untuk membedakan warna hitam dan putih, sehingga dapat berjalan mengikuti track yang ada," jelas pria kelahiran Gresik ini. Melalui hal ini dapat dikembangkan robot canggih microcontroller yang berawal dari pengetahuan dasar robot line tracer, sambung mahasiswa Tekfis angkatan 2008 ini.
Saat acara ILTC berlangsung, para peserta terlihat bangga memegang robot line tracer-nya masing-masing. Di sekitar wilayah SCC, banyak peserta yang sedang melakukan troubleshooting sebelum robotnya ikut bertanding melawan robot lain. "Di sekolah kami terdapat ekstrakurikuler tentang robot. Sehingga kami bisa membuat robot jenis analog line tracer," papar Fajar, peserta dari SMAN 1 Cerme, Gresik.
Peserta yang pernah menjuarai kegiatan serupa seperti ILTC ini mengaku masih menemui beberapa masalah saat pembuatan robot, misalnya ketika transistror-nya rusak, sehingga harus diganti. Semakin mendekati babak terakhir, suasana semakin memanas dan semakin banyak pula orang yang berkerumun untuk menyaksikan robot saat berjalan mengikuti track.
Terdengar sorakan dari para pendukung masing-masing robot. Terkadang terlihat pula tim yang menunjukkan kekecewaan karena robotnya mengalami kekalahan. "Sistem pertandingan di ILTC terbagi dalam tiga babak. Babak pertama yaitu menggunakan sistem timer, babak kedua menggunakan sistem gugur, dan babak terakhir menggunakan sistem klasemen," ungkap Yusuf yang merupakan Admin Labkom Teknik Fisika ini. Dari ratusan tim yang ada diseleksi menjadi empat tim pada babak final.
Pada babak final, empat robot saling berkompetisi untuk meraih juara pertama. Dengan persaingan yang sengit antartim, kesusahan untuk meraih juara ditambah dengan track yang didesain berkemiringan belasan derajat. Namun seketika teriakan pendukung semakin ramai saat mengetahui pemenang dari ILTC 2010 adalah robot Dragnell yang berasal dari SMAN 1 Cerme. (el/fn)
Kampus ITS, ITS News — Sebagai upaya untuk memperkuat internasionalisasi kampus, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi membuka pendaftaran
Jombang, ITS News — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri dari Departemen Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Kampus ITS, ITS News — Tim dari mahasiswa Departemen Teknik Biomedik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menghadirkan inovasi
Kampus ITS, ITS News – Bukan sekadar sebagai pemandu wisata, pelajar di Kecamatan Tosari, Probolinggo kini disiapkan menjadi duta