Training yang terdiri dari dua hari pelatihan, Sabtu (16/8) kemarin, merupakan ajang pembekalan. Para mentor diberikan pembekalan tentang jobdesk mereka sehingga tahu ke arah mana dalam membawa mentoring kelak. Mentor diharapkan mampu memberikan wawasan keislaman dengan bekal materi minimal sesuai dengan kurikulum yang diberikan oleh Tim Pembina Kerohanian Islam (TPKI) ITS. "Mentor merupakan orang-orang yang menyiapkan kader penerus aktivitas yang bernafaskan Islam. Bersyukurlah kalian yang ikhlas menjalankan amanah ini dengan baik," ujar Aris Sulistiyono, Perwakilan dari TPKI ITS.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini sangatlah berpengaruh dalam pembetukan mind set mahasiswa baru (Maba). Oleh sebab itu, para mentor diharapkan mampu menyampaikan materinya dengan baik. "Kalian adalah penentunya," tegas Sekertaris Jurusan Teknik Perkapalan ini.
Bukan hanya sebagai training biasa, TFM berusaha memberikan motivasi awal kepada mentor baru tentang kemampuan yang dipunya pada diri tiap-tiap individu. Kemampuan tersebut kemudian diasah dan disampaikan melalui simulasi berupa presentasi pada TFM hari kedua. Harapannya dengan simulasi ini penyampaian materi yang akan diberikan kepada adik-adik peserta mentoring tidak terkesan kaku sehingga pesan yang dimaksud dapat tersampaikan dengan baik.
TFM tahun ini juga menjadi upaya mengatasi kendala pelaksanaan mentoring tahun lalu yang dimungkinkan terhambat karena SDM yang kurang professional. Meskipun sudah diantisipasi oleh TPKI dengan mengadakan screening mentor di awal untuk memilih kader mentor yang berkualitas, hal itu masih dirasa kurang.
“Harapannya TFM mampu membentuk kader yang telah terpilih dan berkualitas tersebut menjadi lebih berkualitas, terutama dalam mengisi mentoring,†tutur koordinator akhwat TFM, Laily Mabruroh.
Setelah TFM selesai pun para mentor diharapkan juga mengikuti alur pelaksanaan mentoring. Seperti, melaksanakan Madrasah Mentoring sebagai pembekalan lanjutan dan alur-alur lainnya yang disediakan oleh BPM JMMI ITS. “Semua ini kami buat juga untuk kebaikan mentor,†tambah mahasiswi Jurusan Kimia 2005 ini.
Dalam acara ini, para mentor juga diharapkan senantiasa menjaga perilakunya dan meng-upgrade diri. “Hal itu karena tingkah laku mentor juga senantiasa diperhatikan adik-adik peserta mentoring,†tambahnya.
Meskipun sempat terkendala dalam pencarian trainer, TFM mendapat sambutan cukup bagus bagi para mentor baru. Seperti yang diungkapkan oleh Lailatus Sa’adah, salah satu peserta TFM 2009. Sebisa mungkin para mentor dapat pula memberikan semua pengetahuan yang dipunya. Dalam pelaksanaan mentoring pun seharusnya saling terbuka karena mentor bukan melatih tarbiyah (pendidikan) namun belajar bersama.
“Oleh karena itu, selama dua hari ini saya berharap TFM mampu memberikan gambaran kepada para mentor baru dalam melangkah ke depan,†ujar mahasiswa Jurusan Kimia 2008 ini. (i2/niv/han)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mewadahi pemuda berbakat Indonesia lewat Prodistik Competition in
Makassar, ITS News — Perjalanan panjang tim kontingen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) telah mencapai puncaknya pada rangkaian penutupan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui Satuan Tugas (Satgas) Kemanusiaan ITS dan Yayasan Manarul
Kampus ITS, ITS News — Siap mengharumkan nama Indonesia, tim riset kendaraan listrik Anargya dari Institut Teknologi sepuluh Nopember