Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) regional IV divisi Single Expert menjadi lahan ujuk gigi tim dari Politeknik Negeri Elektronika Surabaya (PENS) ITS. Dengan kemampuan desain sensor yang baik, Al-‘Adiyat mampu menyelesaikan tugas dengan baik.
Hal ini senada dengan yang disampaikan oleh Juri Single Expert yakni Dr Eng Kamalullah R. Dosen Universitas Indonesia ini menyatakan dari semua tim yang terdapat pada divisi single Expert hanya Al-‘Aldiyat yang mampu mematikan lilin.
Selain itu terdapat berbagai penilaian lagi pada divisi single expert. "Tidak hanya lilin yang menjadi tugas dari tiap tim, tim juga harus mampu melakukan manuver menanjak melawati rintangan tanjakan 45 derajat," tandas Kamal.
Poin akan menjadi sempurna jika tim mampu menyelamatkan bayi, Kamal menambahkan. Dari semua tugas tersebut hanya Al-‘Aldiyat yang mendapatkan nilai sempurna.
Kamal menejelaskan kegagalan beberapa tim lainnya disebabkan kesalah pengindetifikasi dari sensor-sensor yang digunakan. "Selain permasalahan sensor, waktu juga menjadi kendala dari beberapa tim yang hanya dibatasi 7 menit," ungkap Kamal. (fn/mtb)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dukungan
Surabaya, ITS News — Tingginya risiko kebencanaan serta ancaman degradasi lingkungan di kawasan pesisir menjadi perhatian serius sivitas akademika
Kampus ITS, ITS News — Dalam upaya mewujudkan visi ITS Top 300 Dunia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menegaskan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses menggelar try out ujian masuk perguruan tinggi sebagai