Mengusung tema International and National Experience on Bridging the Gap Between the Opportunity and Reality, workshop pengembangan energi bersih ini menarik antusias insan di bidang energi. Tercatat puluhan dosen dan peserta dari berbagai instansi turut menghadirinya. Acara yang dibuka dengan sambutan hangat dari Prof Ir Priyo Suprobo MS PhD ini pun berjalan dengan lancar.
Beberapa pembicara langsung didatangkan dari instansi berskala internasional. Diantaranya, IED French, ZSW Germany, Asia Clean Tech Capital Singapore, MEM Laos dan masih banyak lagi. “Kalau berbicara soal energi, kita memang sudah seharusnya berbicara secara global,†ungkap Sarwono, Ketua Panitia workshop tersebut.
“Indonesia memang seharusnya sudah siap kalau diajak untuk melakukan pengembangan energi bersih ini, karena kita sudah punya semuanya (faktor-faktor produksi, red),†tambah Ketua Laboratorium Energi Teknik Fisika ini.
Menurut beliau, pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia selama ini dirasa belum optimal. Padahal Indonesia mempunyai sumber daya energi terbarukan yang melimpah dan tersebar dari Sabang sampai Merauke.
Ke depannya, pengembangan energi bersih ini diharapkan dapat dikembangkan di Indonesia. “Sekarang dan tahun-tahun sebelumnya kita mungkin cuma dalam tahap pembicaraan dan perencanaan, tapi tahun depan akan kita optimalkan dalam tahap pelaksanaan,†ujar Sarwono. Dengan pengembangan tersebut, diharapkan juga mampu mengurangi masalah krisis energi secara global. (niv/han)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dukungan
Surabaya, ITS News — Tingginya risiko kebencanaan serta ancaman degradasi lingkungan di kawasan pesisir menjadi perhatian serius sivitas akademika
Kampus ITS, ITS News — Dalam upaya mewujudkan visi ITS Top 300 Dunia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menegaskan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses menggelar try out ujian masuk perguruan tinggi sebagai