ITS News

Rabu, 29 Mei 2024
11 November 2008, 10:11

Desainer yang Jatuh Cinta dengan Jurnalistik

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Saat masuk sekolah dasar (SD), Ayos mulai memperlihatkan bakatnya tersebut. Ia bersama kawan-kawannya membentuk kelompok kecil yang menyukai dunia gambar. ”Dulu waktu SD, saya suka karikatur, dan sering ikut lomba-lomba menggambar, sembari mengisi waktu liburan panjang,” terang anak pertama dari Surip Mawardi ini. Tak ayal ketika memasuki remaja Ayos mulai berani iseng-iseng menjual hasil karya desainnya ke distribution outlet (distro) yang ada di Solo dan Bandung.

Berkat kemampuan-kemampuan desain yang memadai ini, Ayos selalu dimintai memimpin organisasi kesenian. Sampai akhirnya ketika dia bergabung di komunitas wartawan cilik (warcil), sebuah ektrakulikuler jurnalistik di SMA-nya, SMA As Salam, Solo.”Ketika masuk organisasi ini, saya benar –benar menemukan dunia saya. Disini saya bisa menggambar dan juga menulis,” ungkap mahasiswa Despro 2005 ini.

Di Jurnalistik, mahasiswa yang hobi download e-book ini menemukan dunia yang berwarna, melalui dunia ini pula kegemarannya yang lain bermunculan, mulai jurnalistik fotografi, travelling, hingga wisata kuliner. ”Pada intinya saya sangat suka mengapresiasikan sesuatu, desain, fotografi, kuliner, hingga tulis menulis,” tandas peraih Anugerah ASEAN Writing Contest 2006 ini.

Redaktur ITS Online ini juga mengungkapkan kemampuan jurnalistik dan desainnya semakin terasah ketika dia bergabung ITS Online. ”Saya sangat beruntung bisa menjadi salah satu crew ITS Online, disanalah saya menimba ilmu jurnalistik,” ungkap peraih Anugerah Young Writer Award UNICEF 2005. Melalui ITS Online pula pergaulan Ayos menjadi luas, termasuk pernah bertemu tokoh- tokoh terkenal.

Jika ditanya lebih memilih mencintai mana diantara dua bidang, yakni desain dan jurnalistik, mahasiswa berkacamata ini selalu binggung memilih.” Saya suka kedua – duanya, nggak mungkin saya bisa memilih,” papar Juara II Lomba Foto Sparkling Surabaya 2006 ini.

Bahkan, demi memuaskan hasrat keingintahuan dan mendalami desain serta jurnalistik, Ayos sempat melakukan perjalanan ke berbagai wilayah di Indonesia. Menurutnya, dengan travelling dirinya bisa mendapatkan relasi di daerah-daerah yang dikunjungi hingga melakukan perbandingan desain.

Dalam travelling-nya, mahasiswa yang memiliki ketertarikan dengan antropologi ini selalu membiasakan menulis catatan perjalanan.” Ke mana pun saya pergi, pasti catatan perjalanan saya tulis kemudian diupload diblog," tutur pria yang bercita-cita yang ingin menjalajahi seluruh pelosok Nusantara ini.(fn/f@y)

Berita Terkait