Acara ini diadakan satu hari penuh ini membahas berbagai materi yang sifatnya upgrading wawasan keislaman. Salah satu diantaranya membahas tentang keikhlasan. Menurut pembicara pertama, Ustadz Ahmad, keikhlasan adalah sebuah usaha keras yang panjang dan disertai doa agar kita selalu ikhlas dalam mengerjakan sesuatu.
“Ikhlas merupakan sebuah karunia dari Allah melalui doa yang dilantunkan, tak cukup hanya dengan usaha,†ujarnya.
Menurutnya, mentor adalah pekerjaan yang membutuhkan keikhlasan. “Mentor bukan diperuntukkan bagi orang-orang yang minta dipuji atau sesuatu yang sifatnya duniawi,†tegasnya. karena beratnya tugas ini, ia mengaharapkan tumbuh rasa sabar dan ikhlas di dalam jiwa para mentor di ITS.
Sementara pembicara lainnya, Ustadz Ridwan, membahas perjuangan Rasulullah ketika berdakwah. Ia menekankan pentingnya menjadikan rasulullah sebagai teladan dalam mengarungi kehidupan. "Beliau adalah tauladan terbaik, kita coba berusaha mencontoh beliau," tambahnya.
Pada saat dilakukan forum evaluasi banyak kendala yang disebutkan para peserta. Diantaranya adalah sinkronisasi mata kuliah agama Islam dengan program mentoring yang mendapat porsi dalam penilaian. “Selain itu, masalah minat kehadiran peserta mentoring, masalah jadwal dan banyak hal,†ujar Refi Effendi, Ketua Panitia acara ini.
Di lain pihak, acara ini juga sebagai wadah untuk mengkoordinasikan agenda-agenda mentoring selanjutnya. Hal itu sekaligus mencarikan solusi atas permasalahan yang terjadi. “Minimal mentor merasa diperhatikan keluhannya oleh pihak Departemen Mentoring JMMI dan nantinya akan disampaikan ke ITS,†tambahnya.(bah/f@y)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat riset dan inovasi. Komitmen tersebut tercermin pada capaian peneliti
Jakarta, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tak pernah berhenti untuk terus terlibat dalam pembangunan bangsa. Hal
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dukungan
Surabaya, ITS News — Tingginya risiko kebencanaan serta ancaman degradasi lingkungan di kawasan pesisir menjadi perhatian serius sivitas akademika