ITS News

Rabu, 29 Mei 2024
01 Juli 2008, 11:07

CSR Bentuk Tanggung Jawab Sosial ITS pada Sekitar

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Program ini menurut Ir Arman Hakim Nasution MEng selaku koordinator program ini, program semacam ini bukanlah baru di Indonesia. ”Program ini sebenarnya telah banyak diterapkan di berbagai perusahaan untuk mengakomodasi kebutuhan stake holder-nya,” jelas Arman.

Dikatakan Arman, mengenai nama program yang berbau corporate hanya dikarenakan memang program semacam ini lebih banyak digunakan perusahaan atau korporasi. ”Mungkin nantinya dapat berubah, karena ITS bukanlah coorporate,” kata Arman.

Melalui program ini, nantinya ITS akan menggandeng empat kelurahan terdekat sebagai sasaran pertama. Empat kelurahan terdekat yaitu Kelurahan Keputih, Kejawan Putih Tambak, Gebang Putih, dan Mulyorejo. ”Paling tidak tetangga terdekat dulu lah,” tambah Arman.

Permasalahan yang ada pada ke-empat kelurahan ini akan menjadi perhatian dari ITS. "Tentunya ITS memiliki kompetensi dalam hal IPTEK untuk membantu permasalahan kelurahan tersebut,” ungkap Arman.

Pria berkacamata ini menambahkan, dalam bidang pendidikan misalnya, ITS dapat berbuat banyak dalam membantu peningkatan akreditasi beberapa sekolah didaerah tersebut. ”Bila ITS bisa mendapat akreditasi A, maka seharusnya kita juga bisa membantu sekolah-sekolah sekitar untuk meningkatkan akreditasinya dengan kompetensi yang ITS miliki,” jelasnya.

Untuk lebih mengetahui permasalahan dari empat kelurahan ini ITS telah lama mengadakan koordinasi. ”Para lurah telah berkoordinasi dengan kami sejak satu bulan yang lalu,” katanya. Dalam pertemuan itu ITS mengetahui apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh masyarakat sekitar.

Selain itu ITS juga telah mengadakan koordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Kota (BAPPEKO). ”Dengan adanya koordinasi ini kami harap tidak terjadi kegiatan yang tumpang tindih antar instansi nantinya,” ungkap Arman.

Dari segi pendanaan ITS juga akan bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan sekitar. Setidaknya sudah ada beberapa perusahaan yang sudah siap bekerjasama dengan ITS sebut saja, BNI, BRI, Pakuwon serta Petrokimia Gresik.

Program CSR-ITS sendiri akan dilaunching pada 10 juli bertempat di Medical centre ITS. Medical center ini nantinya juga akan menjadi bagian dari program CSR. ”Nantinya akan ada beberapa hari yang dikhususkan sebagai pengobatan gratis bagi warga sekitar,” jelas Arman. Kemudian menurut Arman beberapa keahlian civitas juga dapat bermanfaat bagi masyarakat secara langsung seperti penerapan biogas dan bahan bakar alternatif, pendidikan guru-guru di sekitar ITS serta program eco kampus dengan pengelolaan sampah.

Mahasiswa jadi motor penggerak
Tak hanya dosen, nantinya mahasiswa juga mampu menjadi motor penggerak program ini. Harapanya nantinya mahasiswa juga ikut terjun langsung. Hal ini menurut Arman, dapat tercapai bila terjadi koordinasi yang baik dengan seluruh himpunan yang ada di ITS. ”Nantinya program ini akan dijalankan oleh seluruh jurusan di ITS, jadi peran perhimpunan mahasiswa juga sangat mendukung,” tambah Arman.

Arman berharap program CSR ini akan menjadi program berkelanjutan. ”Jadi, setiap dosen mampu memberikan tugas yang nantinya bisa langsung diterapkan untuk mengatasi masalah empat kelurahan tadi,” katanya.

Selain itu tugas akhir atau program kreativitas mahasiswa juga dapat lebih diarahkan kesana. ”Nantinya jika hal ini terwujud mahasiswa bisa mendapat sertifikasi pengabdian masyarakat yang akan berguna saat memasuki dunia kerja,” pungkas Arman.

Bila program ini berhasil maka ITS mampu menerjemahkan tata nilai terakhir yang ada di Rencana Strategis (Renstra) ITS 2008-2017 tentang tata nilai kebersamaan dan tanggung jawab sosial. "Renstra inilah yang melatarbelakangi ide program ini,” tambah Arman.(yud/asa)

Berita Terkait