Daniel M Rosyid mengatakan memang sudah waktunya pergantian kepengurusan di tubuh PII sendiri. Hal ini dimaksudkan agar periode regenerasi dalam tubuh organisasi tetap berjalan. “Selain itu, yang terpenting adalah evaluasi kerja periode sebelumnya,†tambah Daniel.
Musyawarah yang berlangsung sehari tersebut dihadiri oleh beberapa rektor perguruan tinggi yang ada di Surabaya yang memiliki jurusan Teknik. PII juga mengundang beberapa dinas, pemerintah provinsi, BUMN, dan pihak-pihak swasta.
Menanggapi dirinya yang dipercaya untuk kedua kalinya, Daniel menjelaskan hal tersebut merupakan kesepakatan saat musyawarah. Para perwakilan perguruan tinggi meminta Daniel tetap meneruskan kepengurusan agar PII menjadi semakin mantap lagi.
Sebelumnya PII cabang Surabaya pernah mati suri. Barulah tahun 2003 PII hidup kembali dibawah kepemimpinan Daniel M Rosyid. “Karena empat tahun dirasa kurang untuk membangkitkan PII lagi, maka saya diamanahi lagi,†ujar Daniel.
Periode sebelumnya, beberapa program PII telah dilaksanakan. Diantaranya adalah tiga kali melakukan sertifikasi dan pembentukan Forum Anggota Muda (FAM) dimana yang masih duduk di bangku kuliah pun dapat menjadi anggota. Kedepan, Daniel mengatakan akan lebih memfokuskan pada kontribusi PII terhadap kota Surabaya.
Salah satu kesepakatan yang dihasilkan dalam musyawarah tersebut adalah diaktifkannya kembali FAM yang pada periode sebelumnya sempat vakum. Pengaktifan kembali ini berkaca pada PII daerah lain yang cukup bergaung dengan adanya FAM.
Sesuai tema kepengurusan keduanya, Meningkatkan Lifebility Surabaya, PII Surabaya menginginkan agar Surabaya menjadi kota yang nyaman untuk ditinggali. Tidak hanya bagi penghuni asli, namun juga bagaimana Surabaya mampu menarik investor yang akan mengembangkan Surabaya. “Disinilah diperlukannya para insinyur yang professional, terdidik, terlatih, dan memiliki etika,†kata Daniel.
Kedepannya, PII cabang Surabaya tidak hanya sekedar memberikan sertifikat saja. Akan terdapat beberapa program seperti menjalin hubungan dengan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia, pemerintah kota Surabaya, serta beberapa instansi lainnya. Selain itu, PII cabang Surabaya juga akan lebih membina para anggotanya. “Semuanya agar PII lebih dikenal dan dianggap penting sehingga mampu berkontribusi lebih untuk Surabaya,†pungkas Daniel.(mtb/jie).
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi menggelar program Internasional Community and Technological Camp (Commtech)
Kampus ITS, ITS News — Perpustakaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menerima kunjungan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus berkontribusi dalam penguatan ekosistem ekonomi halal nasional melalui
Kampus ITS, ITS News — Perpustakaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan melalui penyelenggaraan Inhouse