Salah satu robot yang masuk divisi expert, IT-4U, memadamkan lilin dengan kipas angin mininya. IT-4U juga sukses mengelilingi lapangan berlantai dua yang dibuat ITS atas bantuan Djarum Bakti Pendidikan. Bahkan, robot bisa menaiki tangga walau sempat menabrak tepi pagar ketika turun kembali. "Kami masih ingin terus meningkatkan kualitas software-nya agar lebih bisa mengukur jarak," tutur Sholikin, ketua tim IT-4U.
Mahasiswa semester enam jurusan teknik elektro itu pantas bertekad demikian. Dalam kontes yang sesungguhnya nanti, IT-4U harus memadamkan dua lilin dan menyelamatkan boneka bayi di lantai dua. Karena itu, lapangan yang disekat menjadi banyak ruang harus "dihafalkan" robot. "Kemampuan mapping memang penting," katanya.
Selain mapping, robot dituntut untuk dapat mengidentifikasi panas dengan cepat. "Robot kami menggunakan sensor uvtron. Ia mengidentifikasi panas," tutur Sholikin yang mengerjakan robot bersama dua kawannya, Irfan Mauludin dan Ahmad Faisol Amin.
Kecepatan dalam menjalankan tugas penyelamatan itu diberi batas maksimal delapan menit. Dalam percobaan kemarin, minus penyelamatan bayi, IT-4U memerlukan waktu lima menit. "Kami akan terus memperbaiki waktunya," tegasnya.
Selain IT-4U, tampil juga ERIOLL-V (divisi beroda senior) dan AND-KNEE (divisi berkaki) dalam penjajalan lapangan. Kedua tim yang juga datang dari mahasiswa teknik elektro itu berkeinginan sama dengan tim IT-4U, yakni perbaikan software. Seluruh tim optimistis bakal melaju ke final alias lolos visitasi. "Insya Allah, optimistis saja," kata Sholikin lantas tersenyum.
Hal yang sama diungkapkan Wiratno A. Asmoro, ketua tim KRI-KCRI ITS. Dia yakin ada wakil ITS di final pada Juni nanti. (ara)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui pendampingan
Kampus ITS, ITS News — Guna mewujudkan kampus berdampak dan berdaya saing global, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi menggelar program Internasional Community and Technological Camp (Commtech)
Kampus ITS, ITS News — Menyambut rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama di Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh