Dengan berprestasi, seseorang secara otomatis akan memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Namun, hal ini disanggah Fahmy Arief, pembicara tTraining Building Self Confidence, Sell Yourself. Menurutnya, meski punya segudang prestasi, orang masih bisa dilanda ketidakpercayaaan. Akibatnya, kesempatan yang muncul tidak dapat dimanfaatkan dengan baik.
“Kepercayaan diri yang hakiki tidak muncul dari prestasi, karena jika prestasi menurun maka kepercayaan diri juga akan menurun. Kepercayaan diri yang hakiki akan muncul dengan usaha yang keras, optimal, dan maksimal,” papar Fahmy, yang kini menjabat Direktur Operasional PT Trustco Cipta Madani cabang Surabaya.
Tak hanya memaparkan kiat menjadi seorang yang percaya diri, Sarjana Teknik Industri ITS ini juga memberikan resep menjual diri yang sukses serta cara meningkatkan potensi diri. Menurut Fahmy, jika seseorang telah menemukan potensi dirinya, maka segala hambatan akan mudah ditangani.
Fahmi pun menyisipkan kisah pemenang dan pengusaha sukses dari dalam dan luar negri. Bagi peserta, cerita ini membuat suasana menjadi tidak membosankan. Dengan gaya bicara komunikatif, menyenangkan, dan mudah dimengerti, perasa pun mudah meresapi materi yang disampaikan. Apalagi, ditambah dengan nuansa pelatihan 4M dan 5B yaitu menyenangkan, membaca, menulis, merencanakan, bersyukur, bergembira, berfikir, bergerak, dan berbagi sukses. Diharapkan, nantinya peserta memiliki kepercayaan diri dalam menghadapi tahun 2007. (m6/th@)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus berupaya meningkatkan kapasitas mahasiswanya, termasuk dalam bidang investasi keuangan.
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menorehkan prestasi internasional melalui capaian tiga tim mobil hemat
Kampus ITS, ITS News — Perpustakaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggelar program tahunan Ini Lho ITS! sebagai
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui pendampingan