Bentuk alat ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sepeda biasa yang dilengkapi dengan sejumlah peralatan tambahan. Misalnya satu jok tambahan, gading fiber (alat untuk membantu mengapung), serta dua rantai dan propeller (baling-baling). Lebar gading fiber antara 10 cm hingga 20 cm. Sedangkan panjangnya sekitar 4 meter.
Cara pengoperasian HSP ini juga cukup sederhana. Dengan mengayuh kedua pedalnya, sepeda dan pengemudinya langsung berjalan di atas air. Namun, HSP ini hanya bisa digunakan di kolam dan danau saja. "HSP ini hanya dapat digunakan pada air yang mempunyai permukaan tenang," ujar salah satu panitia stan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya M. Faizal.
Beban maksimal yang bisa dipikul sepeda ini adalah 120 kg. Untuk menjalankannya ini, diperlukan kolam dengan kedalaman minimal satu meter. "Di danau juga bisa," ujarnya
HSP ini juga ditampilkan dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa (PIM-ITS) di stan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya. Kemarin merupakan puncak acara dari kegiatan yang dilaksanakan sejak 24 April lalu. (rth)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui pendampingan
Kampus ITS, ITS News — Guna mewujudkan kampus berdampak dan berdaya saing global, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi menggelar program Internasional Community and Technological Camp (Commtech)
Kampus ITS, ITS News — Menyambut rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama di Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh