ITS dipilih karena dinilai sebagai perguruan tinggi yang konsisten menggeluti pendidikan dan penelitian mengenai teknologi perkapalan dan kelautan. Selain itu, Surabaya juga dinilai sebagai pusat maritim nasional. "Juga keberadaan laboratorium Hidrodinamika Laut mulai skala kecil hingga skala terbesar di Asia Tenggara yang juga berlokasi di ITS," jelas Dekan FTK ITS Asjhar Imron.
Melihat begitu pentingnya PDRKN, ini memungkinkan sinergi antara riset dan pendidikan dengan dunia industri dan bisnis. Tidak hanya dalam skala nasional, tapi juga internasional karena tersedianya body of knowledge sehingga tidak harus memulai dari nol.
Hal ini bisa saja menjadi langkah awal Indonesia untuk dapat merancang dan membuat semua kapal dalam negeri. Termasuk juga membuat kapal untuk keperluan pertahanan. "Barangkali ini merupakan langkah awal yang benar menuju arah tersebut. Tapi, karena masih ada beberapa faktor penentu lain, faktor keberpihakan pembuat keputusan masih ada pada karya anak-anak bangsa," ujarnya.
Melalui Pusat Desain dan Rekayasa Kapal ini, diharapkan dapat mengurangi ketergantungan kalangan perkapalan Indonesia pada pihak luar. (rth)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi menggelar program Internasional Community and Technological Camp (Commtech)
Kampus ITS, ITS News — Perpustakaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menerima kunjungan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus berkontribusi dalam penguatan ekosistem ekonomi halal nasional melalui
Kampus ITS, ITS News — Perpustakaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan melalui penyelenggaraan Inhouse