ITS News

Senin, 17 Juni 2024
08 Desember 2005, 20:12

Bappeda dan BPS Jatim Bertemu di ITS

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Sepuluh Bappeda dan satu BPS di Jawa Timur berkumpul di ITS sebagai peserta dalam rangka mengikuti pelatihan aplikasi penginderaan jauh. Kesembilan Bappeda tersebut dintaranya berasala dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, Mojokerto, Jombang, Sampang, Probolinggo, Situbondo, dan Lamongan. Sementara Kabupeten Bangkalan diwakili oleh Biro Pusat Statistik (BPS).

Drs Surlan MSi, dari Pusat Pengembangan Pemanfaatan dan Teknologi Penginderaan Jauh (Pusbangja LAPAN), resmi membuka acara ini yang bertempat di ruang sidang Teknik Sipil ITS. Acara berlangsung khidmat dan nampak elegan dengan dekorasi serta tata ruang di ruang sidang Teknik Sipil ITS.

Acara ini merupakan bentuk kerjasama antara Pusat Pengembangan Data dan Teknologi Penginderaan Jauh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Pusbangja LAPAN) dengan Program Studi Geodesi ITS. “Acara ini merupakan bentuk representasi dari MoU yang dijalin oleh Teknik Geodesi ITS dengan LAPAN yang disepakati ketika MAPIN I 2004 di ITS waktu itu,” ungkap Jaelani, dosen Teknik Geodesi.

Acara ini diselenggarakan selama empat hari, Selasa (6/12) sampai Jumat (9/12). Ada beberapa hal yang menjadi topik dalam pelatihan ini diantaranya pemaparan program Pusbangja LAPAN oleh Drs Surlan MSi, pemaparan materi dasar-dasar penginderaan jauh dan SIG oleh Prof Dr Ir Bangun Muljo Sukojo DEA DESS, Guru Besar Penginderaan Jauh ITS. Kemudian dilanjutkan oleh Dr Ing Ir Teguh Hariyanto MSc, dosen senior ITS, yang membawakan topik aplikasi penginderaan jauh dan SIG untuk mendukung pengelolaan sumber daya alam dan perencanaan tata ruang. Serta dilengkapi dengan pengenalan hardware dan software pengolah data penginderaan jarak jauh, Inderaja.

Selama empat hari itu, pelatihan ini diadakan di laboraorium komputer Teknik Geodesi. Disamping kuliah di laboratorium, pelatihan ini juga akan dilanjutkan dengan praktek di laboratorium dan verifikasi data di lapangan, yang akan di pandu oleh tim dari ITS dan LAPAN.

Selain berguna sebagai pelatihan acara ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan kepada pemerintah akan teknologi penginderaan jauh yang digunakan sebagai sarana untuk pemanfaatan sumber daya alam di suatu daerah, ”Harapannya acara ini mampu memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah akan pemanfaatan sumber daya alam,” ujar Dr Ing Ir Teguh Hariyanto MSc, selaku ketua panitia. (m4/tov)

Berita Terkait