ITS News

Senin, 17 Juni 2024
20 November 2005, 16:11

Piknik Keluarga di Kampus ITS

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Jalan Bareng Muter Kampus mendapat sambutan yang sangat baik, baik dari civitas akademika ITS hingga masyarakat sekitar kampus. Terbukti, dari 8000 kupon umum yang disediakan panitia ludes terbagi merata, bahkan panitia harus membuat beberapa ratus kupon tambahan.

Seperti diketahui, kupon umum diperuntukkan mahasiswa dan masyarakat umum. Sedangkan, kupon khusus atau undangan diperuntukkan dosen dan karyawan ITS. Dan dalam pengundiannya pun dibedakan, yaitu bergiliran antara kupon khusus dan kupon umum.

Ludesnya kupon untuk umum ini disinyalir karena peserta sangat tertarik dengan hadiah yang disediakan oleh panitia. Mulai dari setrika, Rice cooker, kompor gas, TV, kulkas, mesin cuci, sepeda pancal hingga sepeda motor. Total hadiah lebih dari 500 buah.

Selain itu, disediakan juga 12 ekor kambing dan seekor sapi. ”Untuk hewan sapi, dikhususkan untuk masyarakat sekitar, sebagai kontribusi ITS atas jasa masyarakat,” terang salah satu panitia. Memang, dalam pengundian sapi, ketika yang memperoleh mahasiswa, maka akan diganti dengan seekor kambing. Dan untuk itu, panitia meminta pemenang menunjukkan KTP sebagai bukti.

Akhirnya, Muhammad Fathoni, warga Pakis Sidorejo merupakan warga yang beruntung mendapatkan seekor sapi. Hewan sumbangan Wika Beton dan FTSP itu rencananya akan dipelihara sendiri. ”Saya tidak membayangkan akan mendapat sapi. Saran untuk ITS, semoga lebih sukses di masa mendatang, selamat ulang tahun ke-45” katanya dengan wajah gembira.

Sementara itu, peserta lain yang belum beruntung mendapat hadiah, masih tetap sabar menunggu. Karena itu, sebagian besar mereka menunggu dengan menggelar tikar dan koran. Alas itu tidak hanya digunakan untuk menunggu undian sambil melepas lelah, beberapa peserta yang datang beserta keluarga bahkan melakukan makan dan tidur siang disana. Sehingga jika dilihat, lapangan perpustakaan pusat saat itu serasa menjadi tempat piknik. Beberapa tanah lapang di sekitar area pengundian tak ada yang luput disulap peserta menjadi tempat piknik dadakan.

Suara canda dan gelak tawa sering kali terdengar, demi melawan rasa bosan. ”Kalau menurut saya, acara inti bukan jalan santai, tapi pengundian ini. Mau gimana lagi, hadiahnya sepeda motor,” ujar Handy, mahasiswa Geodesi yang tengah bersantai diatas tikar bersama teman-temannya.

Tak hanya peserta, para pedagang kaki lima juga tetap bertahan mencari rejeki di sekitar gedung rektorat dan perpustakaan pusat. ”Kesempatan, pasti banyak yang ingin menunggu undian sambil makan,” kata Agustin, seorang penjual pentol celup sambil melayani pembeli.

Peserta yang semula menunggu dengan bermalas-malasan, menjadi sedikit bersemangat ketika undian sepeda gunung yang kemudian akan dilanjutkan untuk sepeda motor. Tiga Honda Supra Fit yang disediakan, akhirnya jatuh ke tangan Aguk Yuhdi, dosen di FTK, Nanang Widodo, karyawan KPN ITS, dan satu lagi direbut oleh salah seorang warga. Usai pengundian sepeda motor, sekitar pukul 16.00 WIB, peserta pun bubar.

Namun, di akhir acara panitia kembali mengumumkan, sapi hadiah undian akan dijual oleh pemiliknya. Fathoni, menawarkan seharga Rp 500.000. Kontan beberapa orang mendatangi pemilik sapi untuk membeli, termasuk penulis. Alasan Fathoni, dia tidak bisa membawa pulang hewan itu. Namun, setelah sedikit berdiskusi dengan istrinya, Fathoni memutuskan membawa pulang, dan menaikkan harga sapinya hingga Rp 5 Juta. (ech/asa)

Berita Terkait