ITS News

Senin, 17 Juni 2024
31 Agustus 2005, 07:08

Persiapan Ke Bandung, PSM ITS Gelar Konser Pre Competition

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Pre Competition Concert ini berlangsung di Gedung Rektorat ITS, Selasa (30/8), dihadapan para undangan dan mahasiswa ITS. Di konser ini, tim paduan suara selain membawakan lagu yang akan dilombakan di Bandung, juga membawakan beberapa lagu hiburan. Total mereka membawakan 12 lagu dalam dua sesi penampilan. Di sela-sela penampilan, tim Vocal Group PSM ITS membawakan lagu-lagu acapela sebagai selingan.

Tim paduan suara yang terdiri atas 29 mahasiswa ini mengawali penampilan mereka dengan membawakan lagu Hymne ITS. Selanjutnya di sesi pertama mereka menyanyikan lagu-lagu hiburan seperti Bridge Over Troubled Water, Untukku, dan Rek Ayo Rek. Selain penampilan yang menunjukkan kemampuan olah suara, tim PSM juga menyuguhkan koreografi teatrikal dalam lagu mereka, seperti saat menyanyikan lagu khas Surabaya, Rek Ayo Rek. Dengan variasi gerakan ini, penampilan mereka tampak lebih hidup.

Lagu-lagu hiburan lainnya yang dibawakan oleh PSM adalah Tequilla Samba, The Cat Come Back, dan Amigos Para Siempre. Lagu The Cat Come Back merupakan lagu yang cukup sering dibawakan oleh PSM pada acara-acara di ITS. Lagu ini cukup menarik sebab menuntut para penyanyi untuk menampilkan vokal yang unik seperti suara kucing. Hal ini menuntut kemampuan vokal yang bagus.

Di sesi kedua, tim PSM menampilkan beberapa lagu yang akan mereka bawakan di Kompetisi Paduan Suara di Unpar Bandung. Lagu-lagu ini adalah Misty, Java Jive, Blue Moon, dan Zamrud Khatulistiwa. Dalam beberapa lagu, salah satu anggota PSM mengiringi dengan piano. “Tapi nanti waktu lomba kami hanya kan bernyanyi saja tanpa iringan musik,” jelas Rahmi Widi Pratiwi, salah satu anggota PSM seusai konser.

Di akhir konser Pembina Unit Kegiatan PSM, Drs Kresnayana Yahya Msc memberikan sambutan sekaligus tanggapan terhadap penampilan tim PSM. “Penampilannya cukup bagus tapi sayang dibeberapa tempat masih ada suara yang ketekek (tercekik),” ungkapnya. Kresnayana juga mengingatkan pentingnya kekompakan dalam penampilan paduan suara. “Keseragaman memang penting, tapi kekompakan jauh lebih penting lagi,” jelas dosen jurusan Statistika ini.

Kresnayana berharap tim PSM ITS bisa tampil sebaik mungkin di Bandung, sebab mereka bukan hanya tampil untuk diri mereka sendiri tapi juga membawa nama baik ITS. “Bandung adalah kota yang sangat mengapresiasi paduan suara,” ungkap Kresnayana. Tantangan yang dihadapi di Bandung menurut Kresnayana cukup besar. “Sejak mengikuti lomba di Bandung tahun 1978, tim PSM ITS belum pernah menang,” ujarnya sambil tersenyum.

Untuk persiapan mengikuti kompetisi di Unpar ini PSM ITS sudah melakukan persiapan sejak lama. Di awal 2005 lalu, mereka mengadakan latihan alam di Batu, Malang, selama satu minggu dengan menggundang pelatih paduan suara ternama, Yohanes Budi. Selain itu selama liburan semester selama tiga bulan kemarin, tim PSM juga melakukan latihan rutin lima hari seminggu. Dengan latihan rutin dan persiapan matang ini diharapkan tim PSM bisa mencapai hasil terbaik

Selamat berjuang tim PSM ITS, semoga bisa mencapai hasil yang terbaik di Bandung.
(rif/rin)

Berita Terkait