ITS News

Minggu, 14 Agustus 2022
26 Juli 2005, 15:07

Diwarnai Kesederhanaan, Tim KKN Nasional Berangkat Hari Ini

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

20 mahasiswa ITS akan menjadi bagian dari sekitar 150 mahasiswa se-Indonesia yang akan diberangkatkan ke Aceh dalam rangka KKN Nasional ini. Setelah bergabung dengan 16 mahasiswa asal Malang dan 3 mahasiswa asal Mataram, mereka akan berangkat ke Jakarta. “Di sana kami akan bergabung dengan peserta dari dari daerah lain. Setelah dari Jakarta kami akan menyeberang ke Lampung, kemudian kami akan melanjutkan perjalanan ke Palembang dan Jambi” jelas Radiatmoko, mahasiswa ITS yang bertanggung jawab sebagai koordinator nasional kegiatan ini.

Tidak ada upacara yang meriah dalam pemberangkatan ini. Pelepasan dilakukan secara sederhana oleh Pembantu Rektor III ITS, Dr Ir Achmad Jazidie MEng di depan Gedung Rektorat ITS pukul 13.30. Dalam pelepasan ini Jazidie menyebut kegiatan ini sebagai kesempatan bagi mereka yang selama ini menyebut dirinya aktivis untuk berbuat sesuatu untuk bangsa. Jazidie juga berpesan kepada para mahasiswa agar tidak mengotori kegiatan ini dengal hal-hal yang buruk, serta mengingatkan tentang posisi sebagai pendatang.

Kegiatan ini memang secara keseluruhan dicetuskan dan dikoordinasikan secara mandiri oleh mahasiswa. Secara bercanda Jazidie menyebut bahwa dalam acara ini kalau bisa mahasiswa tidak memberitahu dosen, karena sangat mandirinya.

KKN Nasional ini telah dipersiapkan jauh hari sebelumnya. Pihak Koordinator Nasional sendiri sebelumnya juga sudah melakukan survey ke Aceh pada bulan April lalu. “Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan pejabat gubernur Aceh Bapak Azwar Abubakar, juga dengan Kapolda Aceh.” terang Radiatmoko.

Menurut mahasiswa yang bisa dipanggil Moko, KKN di Aceh ini memiliki hal-hal yang berbeda dengan KKN di daerah lain. “Di Aceh yang kita akan menghadapi kondisi yang berbeda. Mulai dari kondisi pasca bencana tsunami, lingkungan yang berbeda hingga penerapan syariat islam di sana. Juga kondisi keamanan dengan adanya konflik dengan GAM,” terang mahasiwa Teknik Fisika ITS ini.

Selama sebulan di Aceh nantinya para mahasiswa ini akan bekerja di bidang pendidikan, pelayanan kesehatan fisik dan mental, pemberdayaan pemuda dan kegiatan sosial. “Dengan kegiatan ini diharapkan para mahasiswa tidak hanya bisa memberikan sumbangsihnya ke pada masyarakat tapi juga bisa mengambil pelajaran dan pengalaman dari sana,” jelasnya. Para mahasiswa ini akan ditempatkan di daerah Aceh Jaya, Aceh Barat dan Pidie.

Meskipun penuh kesederhanaan Moko sendiri yakin KKN ini bisa berjalan dengan baik . “Dalam suasana seperti ini justru semangat kekompakan dan team work bisa tumbuh” sebutnya.(rif/bch)

Berita Terkait