ITS News

Jumat, 19 Agustus 2022
28 Juni 2005, 10:06

Rektor ITS Sambut Mahasiswa Baru PMDK Kemitraan

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Mahasiswa baru ITS dari jalur PMDK Kemitraan memulai aktivitasnya di kampus baru mereka. Hari ini sekitar 462 mahasiswa baru tersebut disambut oleh Rektor ITS , Prof Dr Ir Muhammad Nuh DEA di Gedung Olahraga (GOR) ITS Selasa, 28/6 ini. Dalam sambutannya tersebut Rektor ITS menyampaikan selamat datang di kampus ITS, dan mengharapkan agar para mahasiswa dapat menjalani kegiatan perkuliahan dengan baik di ITS.

Selain penyambutan, para mahasiswa ini juga mengikuti tes pendahuluan. Tes ini digunakan apakah mahasiswa tersebut perlu mengikuti program Refresing. Dalam waktu sekitar tiga jam para mahasiswa baru harus mengerjakan tes Bahasa Inggris, Matematika dan Fisika. Hasil dari tes ini akan diumumkan 30 Juni mendatang, sehari sebelum Program Refreshing.

Tes ini dirasa perlu, sebab penerimaan dari PMDK ini berdasarkan nilai rapor, yang penilaiannya berbeda di tiap SMU. Mahasiswa ITS dari PMDK kemitraan ini memang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan ada tiga mahasiswa baru yang berasal dari Papua Nugini.

Para mahasiwa baru ini tampak masih kesulitan menyesuaikan diri dengan kegiatan kemahasiswaan di ITS. Saat akan mengikuti test maupun mengisi angket, sebagian masih belum hapal Nomer Registrasi Pokok (NRP) masing-masing, sehingga panitia harus beberapa kali mengingatkan.

“Harapan saya ketika mulai kuliah nanti tidak ada perbedaan antara mahasiswa kemitraan dan yang diterima lewat SPMB,” jelas Nuh dalam wawancara seusai penyambutan. Mengenai penyambutan ini, Nuh menyebutnya untuk memanfaatkan waktu yang tersedia hingga penerimaan mahasiswa lewat jalur SPMB.

Dalam Program Refreshing ini, para mahasiswa baru akan diberikan materi Matematika, Bahasa Inggris dan Komputer. Namun tidak semua mahasiswa akan menerima ketika materi tersebut. Para Mahasiswa ini juga akan menerima buku materi pada saat pengumuman hasil

“Ada mahasiswa yang hanya menerima satu materi, namun ada juga yang menerima ketiga materi ini. Sementara mahasiswa yang tidak perlu mengikuti program tersebut bisa pulang ke daerah masing-masing sampai bulan Agustus,” jelas Prof Dra Susanti Linuwih MStats PhD, salah satu dosen senior yang bertugas menangani mahasiswa tingkat I ITS. (rif/rin)

Berita Terkait