ITS News

Selasa, 09 Agustus 2022
18 Mei 2005, 12:05

Endrotomo : Agar Dosen Muda Tidak Ngawur

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Ditemui di ruang kerjanya, lantai 6 Perpustakaan ITS, Rabu (18/5) kemarin, Ir Endrotomo selaku ketua P3AI (Pusat Pengembangan Pendidikan dan Aktivasi Instruksional) mengungkapkan tujuan diadakannya Pelatihan Ketrampilan Mengajar Dosen Baru ITS pada beberapa pekan ini. “Kita ini berada di bawah PR (Pembantu Rektor,-red) II yang bertugas mengembangkan ITS di bidang akademis," terangnya. Karena itu, P3AI berkewajiban memberikan landasan pedagogi (seni dan sains mengajar) atau landasan kependidikan, utamanya kepada dosen muda ITS. "Sehingga saat bertugas,dosen muda tidak ngawur,” tambah Endro.

Menurut Endrotomo, seorang dosen tak hanya harus menguasai mata kuliah yang diajarkannya. Dosen juga harus bisa berkomunikasi di depan kelas dengan baik serta mengetahui bagaimana membuat rencana pembelajaran berdasar kurikulum yang ada. Apalagi Dikti telah mengeluarkan kurikulum terbaru berbasis kompetensi (KBK) bagi perguruan tinggi. Pelatihan yang selama ini diberikan kepada dosen muda juga memerlukan penyesuaian berikut pendekatan-pendekatan dan referensi terbaru. “Kalau dulu disebut PEKERTI (Pengembangan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional, Red), sekarang kami sesuaikan dengan pelatihan ketrampilan ini,” ujar dosen Teknik Arsitektur ini.

Pelatihan kepada 90 dosen muda ITS ini akan dilaksanakan dalam tiga gelombang selama tiga hari di bulan Mei dan Juni. Pada hari pertama akan diberikan pengetahuan proses pembelajaran antara lain tujuan pembelajaran dan kompetensi, rencana pembelajaran berbasis substansi serta pengembangan proses belajar mengajar khususnya di ITS. Di hari kedua, peserta akan dibekali ketrampilan dasar mengajar berikut kurikulum terbaru yang berbasis kompetensi. “Pada hari ketiga akan diadakan simulasi. Mereka akan berlatih membuat sebuah rencana pembelajaran dan langsung praktik mengajar di depan peserta yang lain. Setelah itu akan diberikan evaluasi, kritik dan saran,” papar Endrotomo.

Tak hanya berhenti dengan memberi pelatihan, P3AI juga akan terus memantau dan memonitoring dosen-dosen yang baru diangkat tahun 2003 hingga 2005 ini. “Sebenarnya semua dosen juga akan kami pantau terus diantaranya melalui kuisioner yang diberikan kepada mahasiswa. Semuanya akan dievaluasi,” ujar Endrotomo. (ftr/rin)

Berita Terkait