ITS News

Minggu, 12 Juli 2020
15 Maret 2005, 12:03

Tetapkan 75 SKS Inti

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Keluhan masyarakat dan pengguna lulusan perguruan tingi baik negeri maupun swasta memaksa para pendidik PTN dan PTS untuk meninjau ulang kurikulum yang telah diberikan kepada mahasiswa. Dari sekian banyak keluhan, kurangnya wawasan dan kemampuan lulusan dalam berbahasa asing mendominasi.

Untuk itu, ITS menganjurkan untuk diadakannya evaluasi kurikulum, terutama kurikulum inti yang harus diberlakukan di seluruh perguruan tinggi di Indonesia baik PTN maupun PTS. Salah satu jurusan yang telah melaksanakan anjuran tersebut adalah Jurusan Teknik Perkapalan.

Bertempat di ruang seminar gedung rektorat lt. 3, Jurusan T. Perkapalan mengadakan acara Lokakarya Nasional Kurikulum Inti Jurusan Teknik Perkapalan hari Senin (8/12)kemarin. "Acara ini bertujuan untuk menyusun kurikulum inti yang nantinya akan berlaku untuk Jurusan T. Perkapalan di semua PTN dan PTS di Indonesia," ujar Firmanto Hadi, ketua panitia.

Sementara itu, ketua tim kurikulum T. Perkapalan ITS, Ir. P. Eko Panunggal,PhD., menyampaikan bahwa untuk menyusun kurikulum inti nasional harus disetujui oleh banyak pihak terutama adalah perguruan tinggi itu sendiri, masyarakat profesi dan pengguna lulusan tentunya.

"Demi tercapainya hal tersebut, maka tim Perkapalan ITS mengundang berbagai perguruan tinggi dan instansi untuk terlibat dalam penyusunan kurikulum tersebut. Bererapa diantaranya adalah dari BKI Jakarta, L’loyd Register (LR), Himpunan Ahli Teknologi Maritim Indonesia (HATMI), UNDIP dan UNHAS," kata Firman. Selain itu hadir pula perwakilan dari UI, UNPATTI, UHT, ITATS serta beberapa perusahaan galangan dan asuransi.

Kesepakatan dari berbagai pihak itu akhirnya menghasilkan kurikulum inti yang baru dengan jumlah SKS sebanyak 75. "Dari 82 SKS yang kami usulkan, ada 10 SKS yang dihilangkan ditambah 3 SKS mata kuliah baru yang masuk dalam kurikulum inti. Sehingga total untuk mata kuliah kurikulum inti yang berlaku mulai 2004 sampai 2009 nanti ada 75 SKS," terang Eko.

"10 SKS yang dihilangkan itu adalah mata kuliah bidang 9 SKS dan praktikum dinamika kapal 1 SKS. Sedangkan untuk tambahan yang baru adalah mata kuliah perawatan dan reparasi badan kapal sebanyak 3 SKS," tambah dosen T. Perkapalan ini.(sept/bch)

Berita Terkait

ITS Media Center > Berita Utama > Tetapkan 75 SKS Inti