ITS News

Kamis, 09 Februari 2023
15 Maret 2005, 12:03

Srikandi ITS Peraih Cumlaude: Hidup untuk Belajar

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Luar biasa. Itulah kata-kata yang paling tepat untuk Evy Herowati peraih IPK 3,95 dari Program Pascasarjana Teknik Industri dan Nurlita Gamayanti peraih IPK 3,72 dari program S1 Teknik Elektro. Dua Srikandi ini meraih predikat cumlaude bersama 33 peraih cumlaude lainnya pada acara wisuda di Kampus ITS yang berlangsung Sabtu (8/9) dan Minggu (9/9).

Hidup untuk belajar, inilah yang terkesan ketika mengobrol dengan Evy Herowati. Ibu dari dua anak Yovita (5), dan Vincent (3), yang memiliki prestasi akademik istimewa ini. Tapi prestasi cumlaude itu bukan kali ini saja ia peroleh, sebelumnya ketika menyelesaikan program S1 di Teknik Elektro ITS ia pun menyandang prestasi itu. Sedang saat menyelesaikan program S1 Akuntansi di Universitas Katholik Widya Mandala, ia meraih nilai tertinggi.

Evy yang sehari-harinya adalah dosen Teknik Industri dan mantan Pembantu Dekan II Universitas Surabaya ini menulis tesis tentang "Penerapan Multishift dan Break Window pada Penjadwalan Karyawan Batu Plaza" dengan nilai A. Tujuan pembuatan tesis itu katanya, untuk mengoptimalkan waktu kerja karyawan Batu Plaza yang selama ini belum terjadwal dengan baik. "Ide ini saya peroleh ketika sedang jalan-jalan di Batu Plaza. Di sana sewaktu toko sedang sepi jumlah karyawannya banyak tapi di saat toko ramai jumlah karyawannya malah kurang, sehingga toko sering kewalahan melayani pembeli. Ini berarti ada pengaturan yang keliru," tutur istri Ir Yohanes Gunawan Yusuf, dosen Teknik Elektro dan Teknik Informatika Ubaya. Anak kedua dari 4 bersaudara yang lahir di Banyuwangi dari pasangan Indra Angkajaya dan Titi Susana ini mengatakan bahwa kesuksesan akademiknya diperoleh berkat ketekunan dan disiplin dalam belajar.

Sementara peraih predikat lainnya, Nurlita Gamayanti, punya hobi lain, chating, dan nonton bioskop. Putri pasangan Ir Abu Hasan –pensiunan dosen Teknik Fisika ITS dan Chohibah– ini mengambil tugas akhir berjudul "Identifikasi dan Desain Kontroller Logika Adaptif pada Modul Process Kontrol Simulator PCC 327 MK2" yang diselesaikan dalam waktu 3 bulan. "Saya sering tidur di Lab Elektro ITS karena saya mensimulasikan PCC 327 MK2 itu di sana," katanya.

Bungsu dari 3 bersaudara yang mengisi waktu luang dengan memberikan les Fisika, Matematika, dan Kimia untuk SLTP dan SMU ini. Semasa masih duduk dibangku kelas II SMA pernah mengikuti lomba fisika tingkat nasional dan menyabet juara II.

Selain dua srikandi ini, wisuda sarjana ITS ke-83 kali ini terbilang sangat istimewa, karena disamping menelurkan 35 mahasiswa dengan predikat cumlaude, juga meluluskan sarjana terbanyak sejumlah 1.866 mahasiswa. Sehingga acara dilaksanakan selama dua hari, Sabtu untuk program S1 sebanyak 886 orang dan Minggu untuk program magister (S2) sebanyak 331 orang, Diploma 3 dan Politeknik sebanyak 772 orang, serta Diploma 4 sebanyak 27 orang. (Rusi, Reni)

Berita Terkait