SMUN 5 Surabaya akhirnya meraih juara pertama Mechanical Competion, kompetisi dalam bidang mekanika fisika dan logika berpikir, yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin ITS, kamis kemarin (30/1).Mereka berhasil mengungguli sekitar 104 tim dari seluruh SMU se-Indonesia.
Dengan ini, tim dari SMUN 5 Surabaya tetap mempertahankan tropy bergilir dari Menteri Pendidikan Nasional yang telah diperoleh tahun lalu. Dan mereka juga berhak mendapatkan uang senilai 2 juta rupiah. Sedangkan SMU St.Yusuf,Malang dan SMU Loyola,Tangerang masing-masing meraih juara kedua dan ketiga.
Menurut, Alief, ketua panitia Mechanical Competion, kegiatan ini diadakan untuk memberikan kesempatan kepada siswa SMU untuk berkompetisi dalam bidang mekanika."Kami mengadakan kegiatan ini untuk tingkat se-Indonesia mulai tahun lalu. Karena sambutan dari kalangan pelajar SMU begitu besar maka tahun ini kami mengadakan lagi," terangnya
Para peserta dalam mengikuti kompetisi ini tidak hanya pandai menjawab berbagai pertanyaan saja. Melainkan kemampuan mereka dalam berargumentasi dan menganalisa juga sangat menentukan ."Penilaian kami berdasarkan sesi cerdas cermat dan presentasi untuk semifinal ini,"terang mahasiswa Teknik Mesin ini
Inilah yang membuat kegiatan ini cukup menarik, para peserta sebelum melakukan presentasi mereka diperlihatkan sebuah tayangan peragaan percobaan. Seperti program kuis Galileo. Tentu saja, yang memperaga percobaan ini mahasiswa sendiri. Maka tak heran ada sebagian mahasiswa lainnya menyelentuk,"Arek-arek, saiki jadi bintang film kabeh, yaa."(rom)
Kampus ITS, ITS News – Bukan sekadar sebagai pemandu wisata, pelajar di Kecamatan Tosari, Probolinggo kini disiapkan menjadi duta
Kampus ITS, ITS News — Untuk lebih mengenalkan diri ke masyarakat luas, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggelar kegiatan
Kampus ITS, ITS News — Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil meraih juara 1 dalam mengembangkan kecerdasan buatan
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menegaskan perannya sebagai agen perubahan melalui Program Pengabdian