ITS News

Rabu, 30 November 2022
15 Maret 2005, 12:03

Senang Gratisan, Mahasiswa ITS Ikut MUSLAT II

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Sudah menjadi agenda tahunan bagi tim pembimbing penalaran kemahasiswaan ITS mengadakan kegiatan Muslat Penulisan Karya Ilmiah. Muslat II yang berlangsung selama 2 hari (12-13/03) kemarin mendulang antusiasme mahasiswa yang begitu besar. Dibanding tahun sebelumnya yang hanya diikuti sekitar 50 orang, peserta Muslat kali ini mencapai lebih dari 200 mahasiswa. "Sebuah peningkatan yang cukup drastis dibandingkan tahun lalu," ujar Dr Widya Utama, DEA.

Publikasi kegiatan ini cukup lama, hampir satu bulan lalu. Tetapi herannya, sebagian besar mahasiswa mendaftar pada detik-detik akhir penyelenggaraan kegiatan. Sekitar 1-2 hari menjelang hari H, baru mereka berbondong-bondong mendaftar. Bahkan ada juga beberapa mahasiswa yang mendaftar pada saat hari H-nya. Ada yang mendaftar berkelompok maupun individu. Syarat mengikuti Muslat ini yaitu menyerahkan proposal atau abstraksi karya tulis.

Ternyata saat kegiatan hari pertama berlangsung, peserta yang hadir berkurang dari daftar semula yaitu 360 orang menjadi 250 orang. Penurunan itu tidak membuat pihak panitia berkecil hati. "Baru kali ini ruangan ini dipenuhi oleh mahasiswa. Dan kami selaku panitia penyelenggara sangat berterima kasih atas kedatangan Adik-Adik sekalian," kata Widya. Selaku tim juri LKTM tingkat nasional, dia menyarankan agar mahasiswa ITS dengan jumlah yang begitu banyak, bisa meraih juara Lomba Karya Ilmiah apapun di tingkat nasional nanti. Dia sangat yakin kalau sebenarnya mahasiswa ITS ini mempunyai segudang pemikiran atau ide-ide cemerlang.

Bila ditinjau lebih dalam mengenai animo mahasiswa mengikuti kegiatan semacam ini, ternyata menurut Jefri, mahasiswa Despro ’01, dikarenakan Muslat sekarang gratis sehingga mahasiswa ITS yang notabene mayoritas anak kost itu tidak lagi memikirkan biaya. "Pokoknya gratis, ya ikut saja," kelakarnya. Pendapat senada hampir terlontar dari tiap peserta latihan.

Memang pada Muslat tahun lalu, peserta dikenakan biaya sebesar 75 ribu rupiah. Jauh sekali perbedaannya dengan saat ini yang sengaja digratiskan oleh panitia. "Semoga tahun depan gratis lagi biar saya bisa ikut lagi," celetuk Tia, salah satu peserta Muslat II dari Teknik Perkapalan.(d1ti/Lin)

Berita Terkait