ITS News

Jumat, 19 Agustus 2022
15 Maret 2005, 12:03

Sembilan Tim Robot Wakili Surabaya

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

KRI 2005, akan digelar pertengahan Mei 2005 di Universitas Indonesia. Sejak Januari lalu, ratusan tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia mendaftar. Kemarin, panitia telah mengumumkan nama-nama tim yang berhak ikut penilaian tahap kedua. "Penilaian tahap kedua akan kami lakukan bulan Maret ini," ujar Ir Dadet Pramadihanto MEng PhD, salah satu juri dalam KRI 2005, kemarin.

Tim Surabaya yang lolos yakni dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebanyak empat tim, Universitas Katolik Widya Mandala (UKWM) dua tim, Stikom, Ubaya, dan Politeknik Sakti, masing-masing satu tim.

Tim ITS terdiri dari tim BHARABUDARA dan RAY-VA, keduanya dari Jurusan Elektronika S-1. Dua lainnya adalah ASKAF 1 dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dan THE ANCHOR, dari Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS).

Untuk tim dari UKWM yakni G_RAF dan NO 12 MA. Sisanya CAKRA BIRAWA dari Stikom dan Inspector Gadget dari Politeknik Sakti. "Kemampuan para peserta kali ini merata," kata Dadet.

Kehebatan robot Surabaya menular juga di beberapa kota lain di Jawa Timur. Jika dihitung, terdapat 16 tim dari Jatim yang lolos. Di Malang misalnya, Universitas Brawijaya meloloskan dua tim yakni BATTOU_ZAI dan G_BRIL. Kampus lain di Malang juga tidak mau kalah, yakni Politeknik Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, dan Joint Program BA Malang.

Jenis robot yang dilombakan pada KRI 2005 ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini mengambil tema Menggapai Puncak Borobudur Nyalakan Api Perdamaian. Tema ini diadopsi dari tema besar yang dipilih penyelenggara Robocon di Bejing, Climb on to the Great Wall. "Pemenang KRI nanti akan mewakili Indonesia di Beijing, Agustus 2005," kata Dadet.

Dalam kontes nanti, setiap tim harus membuat robot otomatis dan robot manual. Robot-robot ini akan membawa bola api. Bola-bola api ini harus dimasukkan ke stupa-stupa agar menyala. Robot otomatis harus memasukkan bola ke 5 stupa utama. Dan robot manual akan memasukkan bola ke stupa di sekeliling candi.

Selain digelar KRI pada saat yang sama juga akan digelar Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI). Temanya robot pemadam api, sama seperti tahun lalu. Dari ITS telah memastikan meloloskan empat tim, yakni Trade Stone (PPNS), IR-HEX 2 dan I-Robot (Teknik Elektro), serta PENSA Mobile (PENS).

Rektor ITS Prof Dr Mohammad Nuh DEA mengatakan, target ITS dalamKRI tahun ini adalah mempertahankan gelar juara. Tahun lalu, tim ITS yang diwakili SIFAA, berhasil meraih juara dan mewakili Indonesia ke Kontes Robocon di Korea Selatan. "Mudah-mudahan, tahun ini, tim ITS yang berangkat ke Beijing," kata Nuh. (tom)

Berita Terkait