ITS News

Jumat, 01 Juli 2022
15 Maret 2005, 12:03

SEMARAK MUQIM 2 MENGISI LIBURAN

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Bukan suatu alasan bagi JMMI menggelar acara setelah UAS. Dengan tekad dan semangat Ukhuwah Islamiah, Muqim 2 diselenggarakan untuk ketiga kalinya. Dalam acara ini diselenggarakan di Pondok Pesantren Al ITTIHAD AL ISLAMI Camplong, Madura. Dimana waktu pelaksanaannya mulai tanggal 16 juni hingga 21 juni kemarin. Ini atas kerja sama JMMI dengan pihak pesantren, meskipun masih informal.

Menurut pihak panitia, acara ini nyaris tidak teraktualisasi. Sebab dengan waktu yang hampir kres pelaksaan acara Muqim 2 dengan pendaftaran semester pendek (sp), namun dengan tekad yang kuat panitia tetap menjalankan acara ini.

Layaknya seorang tamu yang agung, peserta Muqim 2 sewaktu memasukki PonPes Al Ittihad Al Islam, Camplong mendapat sambutan yang ramah dan penuh keakraban. Baik dari pihak pengelola PonPes, Ustad/ustadzah dan juga para santriwan/santriwati di Ponpes Putra dan Putri.

Suatu masukkan yang lebih berarti bagi peserta Muqim 2, tentang pendalaman materi agama yang telah diberikan di kampus. Dalam serangkaian materi yang disampaikan oleh Ustad Khoirul Anam tentang Figh mengenai perbuatan yang meneladani akhlak dari Rosulullah, yang dinilai oleh beliau pada saat ini sangat kurang sekali. "Tidak lain sebagai Muslim/Muslimah harus bercermin pada akhlak Rosulullah," ujar Ustad Khoirul A.

Bagaimanapun juga, rasa syukur kepada Yang Maha Kuasa tetap menggelora dalam jiwa peserta Muqim 2 dalam mengikuti materi yang disampaikan oleh beberapa Ustad. "Pelatihan Muqim 2 ini harapannya juga meningkatkan ruhyah(keimanan, ketaqwaan) baik dari peserta dan panitia," ujar Erna, peserta Jurusan Fisika angkatan 99.

Di akhir acara, disamping materi tentang keimanan dan keimanan. Peserta wanita Muqim 2 diajak untuk rillah (rekreasi) ke suatu danau buatan, di Sampang Madura pada hari Jum'at. Perjalanan yang ditempuh dengan berjalan kaki selama kurang lebih satu setengah jam. "Wah, ternyata perjalanannya jauh juga," kata Mita, Teknik Lingkungan 99, salah saeorang peserta. Lucunya lagi, pihak panitia kehabisan persediaan minuman sehingga terpaksa kembali ke Pondok.

Namun, itu tak menyurutkan keinginan peserta untuk sampai di danau tersebut dan setibanya di sana diisi dengan pementasan seni dari masing-masing kelompok peserta yang telah dibagi oleh panitia. Sedangkan peserta laki-laki ke pulau Kambing, dan untuk menuju ke sana harus ditempuh dengan mendayungkan kapal kecil. (m3/li)

Berita Terkait