Isu ancaman Bom terjadi di rektorat untuk ketiga kalinya. Ini membuat sebagian pegawai panik. Mereka berbondong-bondong keluar sebelum jam 12 siang. Karena Bom tersebut isunya akan meledak sekitar jam 12 lebih 15.
Namun, ada juga sebagian yang menanggapi isu bom itu hanya perbuatan iseng seseorang. Seperti Mbak Nanik, bagian administrasi FMIPA, ia masih tetap berada di kantor melanjutkan pekerjaannya. "Itu mungkin hanya isu orang iseng saja," katanya sambil sekali melihat surat-surat yang ada di mejanya.
Meski begitu, satuan polisi yang mendatangi gedung Rektorat berharap agar seluruh gedung untuk di kosongkan. "Saya mau keluar sekarang disuruh polisi soalnya ada ancaman bom," ujar Mbak Yati, sekretaris PR4, saat dihubungi via telp jam 12.30. Sampai berita ini di tulis belum ditemukannya bom. Dan isu bom menurutnya juga terjadi di gedung Graha 10 Nopember, tempat berlangsungnya Pimits ke-6.
(rom/li)
Jombang, ITS News — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri dari Departemen Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Kampus ITS, ITS News — Tim dari mahasiswa Departemen Teknik Biomedik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menghadirkan inovasi
Kampus ITS, ITS News – Bukan sekadar sebagai pemandu wisata, pelajar di Kecamatan Tosari, Probolinggo kini disiapkan menjadi duta
Kampus ITS, ITS News — Untuk lebih mengenalkan diri ke masyarakat luas, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggelar kegiatan