ITS News

Rabu, 30 November 2022
15 Maret 2005, 12:03

Prof. Tantre, Profil Ilmuwan Bervisi Tajam

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

"Kita harus punya internal network yang bagus!" Ucapan ini ditegaskan oleh seorang bakal calon rektor ITS. Dialah Prof.Ir. I Nyoman Sutantra,MSc.PhD. Bagi pria pengajar di jurusan Teknik Mesin ini, hubungan kerja antara seluruh sivitas akademika ITS harus harmonis. "Hubungan kerja yang harmonis tidak akan pernah terwujud kalau kita tidak saling berkomunikasi," ujar beliau.

Komunikasi, agaknya kata ini yang ditekankan oleh lelaki paruh baya lulusan University of Wisconsin, Madison, USA ini. Ia banyak mengambil banyak pengalaman berharga semasa menempuh pendidikan di negeri Paman Sam itu. Hubungan dosen-mahasiswa misalnya, di dunia barat hubungan itu terbuka. "Ini beda dengan kita, mahasiswa enggan bertanya kalau ia belum mengerti," urai pakar otomotif ini.

Komunikasi yang baik rupanya masih belum dapat diterapkan ITS. Seringkali terjadi ketidaksejalanan antara birokrat kampus dan mahasiswa. "Hubungan birokrat dengan mahasiswa itu ibarat ayah dan anak, sudah selayaknya kalau sang bapak membimbing anaknya," sambungnya beranalogi.

Selain internal network, Prof. Tantra juga menandaskan pentingnya peningkatan kualitas sistem. Ia berharap, bahwa siapapun nantinya yang menjadi pucuk pimpinan ITS mampu membawa dua misi penting dalam rangka peningkatan kualitas sistem. Apa saja dua misi itu? Pakar yang kerap kali terlibat dalam berbagai penelitian ilmiah ini menuturkan dua hal yang patut dimiliki ITS adalah 'academic policy' dan 'marketing'.

Academic policy yang dijalankan ITS harus mampu membuat elemen institusi ini termotivasi untuk meningkatkan kualitas intelektualnya tanpa merasa terbebani. "Bagaimanapun juga kalau kita enjoy dengan pekerjaan yang ditekuni, tidak akan ada yang namanya stres itu!" tandasnya.

Selain itu, sudah selayaknya institusi pendidikan tinggi ini punya sistem marketing yang bagus. Marketing ini merupakan daya jual yang dimiliki ITS berupa karya nyata dan dedikasi para lulusannya. Prof. Tantra menyebutkan bahwa mahasiswa adalah salah satu duta marketing yang produktif.

Beliau yakin kalau dua hal itu, kebijakan akademis dan marketing, bisa diterapkan jajaran birokrat, maka ITS akan semakin diakui oleh dunia global.

Sementara itu, dalam kesehariannya, ayah tiga anak ini membiasakan diri untuk selalu dekat dengan keluarganya. Di sela-sela kesibukannya, beliau masih sempat mengantarkan putranya ke sekolah. "Saya mencoba untuk tetap dekat dengan anak-anak," katanya sembari melayangkan pandang. Suami dari Made Suarini ini tidak ingin kesuksesan diri dibayar mahal dengan rusaknya moral sang anak.

Prof.Ir. I Nyoman Sutantra,MSc.PhD. adalah salah satu sosok ilmuwan yang sukses. Berbagai penelitian telah beliau lakukan. Beliau pernah menangani mobil surya Widya Wahana, dari seri pertama hingga ke-tiga, sebagai supervisor. Pria yang tergabung dalam pengurus Ikatan Ahli Teknologi Otomotif (IATO) ini juga sempat menulis buku tentang teknologi otomotif tahun lalu.(tov/bch)

Berita Terkait