ITS News

Jumat, 07 Oktober 2022
15 Maret 2005, 12:03

POLTEK ELKA GUNAKAN SISTEM KOMPUTER

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Pelaksanaan daftar ulang mahasiswa baru masih mewarnai kampus ITS. Bahkan sejak Senin (18/8) lalu tempat pendaftaran ulang semakin dipenuhi oleh calon mahasiswa baru yang diterima diprogram D3, ekstensi dan Politeknik (Poltek).

Untuk tempat pelaksanaan daftar ulang calon mahasiswa baru program D3 dan ekstensi sama dengan tempat daftar ulang calon mahasiswa baru program reguler yaitu di BAAK ITS Gedung KPA lantai 2. Sedangkan untuk tempat daftar ulang calon mahasiswa baru Poltek baik itu Poltek Perkapalan maupun Poltek Elektronika bertempat dikampus masing-masing.

Sementara itu, tempat pendaftaran ulang yang dibuka diPoltek Elektronika (Poltek Elka) masih tampak sepi. Meskipun para peserta tes program D3, ekstensi dan Poltek sudah banyak yang datang pada tanggal 15 dan 16 Agustus lalu, namun kebanyakan dari mereka yang datang hanya untuk melihat pengumuman yang dipasang didepan gedung rektorat.

Ketua panitia pelaksanaan daftar ulang Poltek Elka, Dra.EC Yeni Suryani, menyampaikan bahwa mulai tahun ini pelaksanaan daftar ulang diPoltek Elka akan menggunakan sistem komputer. "Mulai tahun ini kita menggunakan sistem komputer untuk pelaksanaan daftar ulang mahasiswa baru. Mereka yang mendaftar harus membuat data pribadi dengan cara memasukkan data mereka langsung kedalam komputer dengan dibantu oleh tenaga pemandu yang telah kami siapkan," terang Yeni.

Bahkan tidak hanya itu, untuk pembuatan KTM sementara dan pengambilan foto yang dipasang pada KTM itupun dilakukan dengan menggunakan sistem komputer yang mereka namakan sistem pengambilan foto digital.

"Tapi untuk form yang lain seperti form tes kesehatan dan surat-surat pernyataan yang lain kita juga dapat langsung dari pusat. Menurut kami ini akan lebih efektif mengingat jumlah mahasiswa yang diterima tahun ini mencapai kurang lebih 300 orang," tambah Yeni.

Selain itu, ketika melakukan daftar ulang calon mahasiswa baru yang telah diterima ini juga harus memenuhi persyaratan yang lain yaitu, membayar biaya pendidikan yang terdiri dari uang SPP sebesar 750 ribu dan unag operasional laboratorium 350 ribu ditambah dengan biaya-biaya lain yang jumlahnya 372 ribu.

Biaya-biaya lain itu meliputi biaya IPT atau I/O (Informasi dan Orientasi), pembuatan KTM/ATM, pengadaan jas lab, IKOMA wajib, tes kesehatan dan termasuk juga asuransi kecelakaan. Selain itu, bagi mereka yang masuk program D4, mereka masih harus membayar sumbangan pendidikan sebesar 1,5 juta. Dan bagi mereka yang masuk program D3, mereka dikenai sumbangan pendidikan sebesar 1 juta.(sept/rom)

Berita Terkait