ITS News

Kamis, 30 Juni 2022
15 Maret 2005, 12:03

Perjalanan panjang juara robot sedunia

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Selama ini Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) – ITS mempunyai andil cukup besar dalam perkembangan robot di Indonesia. Pada awalnya pada tahun 1991 politeknik elka ITS memperoleh penghargaan atas idea terbaik dalam kontes robot tingkat nasional. Meski pada tahun itu, kompetisinya hanya antar politeknik saja.

Baru pada tahun 1992 PENS masuk dalam semifinal atau 4 besar dari tim yang ada pada waktu saat itu. Dan menginjak Nopember 1994 tim robot dari PENS dinobatkan sebagai juara pertama,kedua dan ketiga. Inilah untuk pertamakalinya IRC ke-1 digelar meski di lapangan merah, lapangan yang terletak di tengah-tengah kampus PENS.

Sejak tahun 1995 , tim robot PENS ternyata mendapat simpatik dari pemerintah Jepang. Dengan diberikannya penghargaan dari walikota Osaka. "Semenjak prestasi itu, kemudian PENS tidak lagi dimasukkan di tingkat politeknik, namun ditingkat universitas,"kata Ir. Gigih Prabowo, ketua panitia IRC (Indonesian Robot Contest) 2002.

Prestasi demi prestasi di raih oleh tim PENS . Mulai Maret 1997 tim robot PENS dapat menunjukkan jati dirinya untuk bersaing dalam kontes robot se-dunia. Walaupun hanya sampai babak penyisihan saja. Hal ini terus berlanjut sampai Maret tahun 1999.

Tapi tim robot dari PENS tak putus asa begitu saja, mereka tetap berusaha untuk dapat meraih prestasi di tingkat Internasional dengan ikut serta dalam kompetisi tersebut. Kebetulan tim PENS selalu memenangkan juara pertama dalam kontes robot tingkat nasional. Dan untuk kali ini juga , gelar juara 1 dan juara 2 tetap di pegang oleh tim robot PENS dalam IRC ke-3. Sehingga kesempatan tersebut dimanfaat dengan sebaik mungkin. Hasilnya pun masih belum cukup menggembirakan, meskipun mendapatkan penghargaan dari pemerintah Daerah Propinsi Fukushima atas "Best Effort".

Bulan Nopember tahun 2000, merupakan tonggak sejarah bagi tim robot PENS, dengan nama timnya B-cak. Tim yang dapat merancang robot untuk dapat meletakkan kotak-kotak dengan cepat dari lawan-lawanya, yang kemudian memenangkan juara pertama IRC ke-3 di Graha Sepuluh Nopember. Perlu diketahui, untuk juara pertama dari IRC ini dan sebelumnya akan dikirim untuk mengikuti Robotcon tingkat dunia mewakili negaranya.

Dari sinilah, akhirnya B-cak, tim robot PENS yang motori oleh 5 mahasiswa, antara lain Eko Henfri, Hasan Firdaus, Andik Eko Cahyono, Guntur Wibowo, dan Andri Heru, menarik perhatian dunia bahwa Indonesia, khususnya PENS-ITS dapat bersaing dalam teknologi robot yang katanya hanya dimiliki oleh negara-negara maju saja. Sehingga dapat meraih gelar juara kontes robot sedunia.

Kesemuanya itu hanya sekilas tentang perjalan tim robot dari PENS. Untuk itulah mulai Selasa kemarin ITS Online akan berusaha menyajikan berita-berita tentang persiapan dari masing-masing tim, khususnya dari tim ITS (diwakili oleh Jurusan Teknik Fisika dan Jurusan Teknik Elektro), Politeknik Perkapalan, dan tak lupa pula Tim Politeknik Elka sendiri.Mereka semuanya akan menunjukkan kemampunya dalam IRC 2002 yang akan digelar 23 Maret 2002 dan akan disiarkan secara langsung oleh TVRI.(rom)

Berita Terkait