ITS News

Minggu, 26 Juni 2022
15 Maret 2005, 12:03

Pengering Baju dan Pengharum

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Andhi Koesoemo, mahasiswa Desain Produk ITS (Institut Teknologi 10 Nopember) membuat alat pengering baju. Alat pengering yang sanggup mengeringkan lima baju sekaligus ini dilengkapi dengan pengharum dan blower. Sangat bermanfaat bagi mereka yang sibuk dan tak memiliki banyak waktu.

Alat pengering baju karya mahasiswa angkatan 2000 itu memang bukan pengganti mesin cuci atau fungsi mencuci baju-baju kotor. Ia sejatinya ditujukan untuk mereka yang sibuk. "Misalkan baju kerja. Daripada sedikit-sedikit dicuci dan menghabiskan waktu untuk mencucinya, lebih baik dikeringkan," terang alumnus SMUN 3 Surabaya itu. Pada alat yang berjudul asli Pengembangan Alat Pengering Tangan menjadi Alat Pengering dan Pewangi Pakaian itu sudah dilengkapi pewangi pula.

Cara kerja gadget berbobot dua kiloan dan berwarna krem ini dengan memakai blower. Dinamo yang di bagian bawahnya ada kipas akan menarik udara melalui kumparan yang sudah dalam keadaan panas akibat motor dinamo. Sehingga, udara yang dihembuskan sudah menjadi udara panas pula.

"Kalau mengoperasikannnya, pengguna tinggal memilih pewangi yang bisa diisi ulang (refill), baju digantungkan ke tempat penggantung yang tersedia di alat lalu power listrik dinyalakan. Selesai dah!" terang pria berzodiak Leo tersebut.

Adapun lama pengeringan tergantung dari bahan dan ketebalan baju yang dikeringkan. Soal energi listrik, alat yang dirancang selama enam bulan ini memerlukan daya 450 watt.

Menghabiskan biaya Rp 300 ribuan, kelahiran 12 Agustus 1980 ini memanfaatkan hair dryer bekas sebagai pemanas. "Seharusnya pakai hand dryer, tapi karena duit terbatas kemudian diganti dengan hair dryer. Saya membelinya di Pasar Loak Gembong seharga Rp 100 ribu, Mas." Asal diketahui saja, di dalam hair dryer tersebut sudah tersedia dinamo dan peralatan pemanasnya.

Sulitkah mewujudkan tugas Mata Kuliah Desain Produk III dengan pembimbing Bambang Tristiono ST itu? "Kesulitannya sih ya untuk mengerti bagian-bagian mesin, karena di Despro (desain produk) kami terutama ditekankan pada styling produknya," ucap Andhi yang bercita-cita menjadi konsultan desain. (frd)

Berita Terkait