ITS News

Kamis, 06 Oktober 2022
15 Maret 2005, 12:03

Pemilihan Rektor ITS terancam boikot

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Surabaya, Surya – Mahasiswa ITS mengancam boikot pemilihan rektor periode 2003-2007 karena merasa tidak dilibatkan dalam proses penjaringan calon. Ancaman ini disampaikan ratusan mahasiswa saat melakukan aksi demo di kampus Sukolilo, Kamis (10/10).

Aksi dipimpin Nugroho Fredivianus, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ITS itu menuntut transparansi pemilihan rektor.

Menurut Nugroho Fredivianus, sejak awal mahasiswa tidak dilibatkan proses penjaringan, mulai penentuan kriteria menjadi rektor sampai terbentuk 49 calon. Ketika jumlah calon menyusut jadi 19 orang, mahasiswa baru diajak bicara.

"Karena tak dilibatkan sejak awal, kami melihat pemilihan rektor kali ini ilegal. Kami sepakat tidak memberikan suara dalam pemilihan," papar Nugroho.

Pembantu Rektor (PR) III ITS, Ir H Soemartojo W yang juga ketua pemilihan rektor membantah mahasiswa tidak dilibatkan. "Namun itikad baik kami rupanya kurang mendapat respon positif dari mahasiswa. Coba lihat (sambil menunjukkan kertas tata cara pemilihan rektor), di sini tercantum jelas nama Nugroho Fredivianus selaku panitia pelaksana penjaringan perwakilan dari mahasiswa," ujarnya.

Ketika demo, para mahasiswa ditemui delapan dari 19 calon rektor seperti Dr Ir Bangun MS DEA DES, Dr Ir Dra Danawati HP SE, Prof Ir Hadi Sutrisno, Prof Dr Ir I Gusti Putu Raka, Prof Ir I Nyoman Sutantra MSc PhD, Dr Ir M Nuh DEA, Drs Ec Ir Riyanarto Sarno MSc PhD dan Prof Dr Suasmoro.

Di depan calon rektor, mahasiswa minta mereka mengajukan visi dan misinya.

Prof Ir Hadi Sutrisno, seorang calon rektor mengatakan, kalau jadi rektor akan membuat komitmen bersama agar tercapai kemajuan bagi perkembangan ITS ke depan.

Ditambahkan Sumartojo, dari 19 calon rektor akan dilakukan penjaringan mulai 25 September – 14 Oktober 2002. Penjaringan pendapat dilakukan tenaga edukatif (dosen), tenaga nonedukatif dan mahasiswa. Penjaringan pendapat dari tenaga edukatif dilaksanakan Ketua Jurusan/Program Studi dan anggota Senat Wakil Jurusan/Program Studi. Dari non-edukatif dilakukan Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan (BAUK). Sedangkan penjaringan pendapat kalangan mahasiswa dilakukan BEM.

Masih menurut Soemartojo, dengan memperhatikan hasil penjaringan pendapat dari 19 orang, pada 16 Oktober 2002 nanti Senat ITS memilih 5 calon rektor. Kemudian hari itu juga, kelima calon dipersilakan melakukan debat kandidat dan langsung memilih 3 dari 5 calon rektor untuk diajukan kepada Mendiknas. (far)

Berita Terkait