ITS News

Selasa, 04 Oktober 2022
15 Maret 2005, 12:03

Menulis Itu Mudah

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Melakukan komposisi pada sebuah tulisan, merupakan sebuah jalan agar orang lain mampu memahami isi tulisan yang kita buat. Hal itu ditegaskan oleh Prof. Ir. Indrasurya B. Mochtar MSc.Ph.D dalam pelatihan Karya Tulis Ilmiah, di Teknik Sipil, kemarin (15/11). "Komposisi yang baik, memudahkan orang untuk membaca dan mengerti isi tulisan," tegas Indrasurya.

Melakukan komposisi pada sebuah tulisan artinya mengatur kata-kata dan kalimat-kalimat dalam tulisan tersebut. Karena adanya pengaturan, suatu uraian akan tersusun dengan jelas dan kronologis. Selain itu, bahasa yang digunakan pun lebih mudah dipahami. Dengan demikian, pembaca mudah mengikuti jalan pikiran dan maksud dari penulis.

Menyusun kerangka karangan sebelum menulis merupakan salah satu jalan untuk membuat komposisi tulisan yang baik. Kerangka itu berupa topik-topik yang ingin kita tuliskan. "Satu paragraf harus mempunyai satu topik," terang dosen T. Sipil ini. Penentuan paragraf tidak boleh sembarangan karena setiap paragraf punya maksud. "Karenanya, kalau terlalu panjang, topik itu bisa dibagi menjadi sub-sub topik," jelas Indrasurya. Sub-sub topik itulah yang nantinya juga dikembangkan menjadi sebuah paragraf baru.

Dalam pelatihan itu, Indrasurya juga menyinggung teknik penyusunan paragraf atau alinea yang baik. Pertama dengan menentukan topik yang akan dibahas dalam sub bab tersebut. Kedua menyusun topik itu secara kronologis. Dilanjutkan dengan membuat setiap topik dari sub bab-sub bab sebagai ide pokok dari setiap alinea. Dan yang terakhir mengembangkan topik itu menjadi kalimat-kalimat yang bagus.

Menurut Indrasurya, kalimat yang bagus untuk suatu komposisi memiliki tiga unsur pokok. Pertama, benar tata bahasanya. Kedua, jelas maksud dari kalimat itu dan jelas kesatuan gagasannya. Dan yang terakhir menggunakan tanda-tanda baca secara tepat. Sebagai unsur tambahan, untuk penulisan ilmiah khususnya laporan teknik, kalimat yang digunakan diusahakan sependek mungkin, tidak bertele-tele. Menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti pembaca serta tidak menggunakan kata sambung secara sembarangan.

Indrasurya menambahkan, suatu komposisi yang baik mempunyai alinea atau paragraf-paragraf yang bersifat unity (kalimat-kalimatnya membentuk kesatuan gagasan). Selain unity, alinea itu juga harus koheren, dimana kalimat-kalimat dalam satu alinea tersusun secara teratur, kronologis dan tuntas dalam mengulas sebuah topik. "Dengan begitu, tulisan akan mudah dipahami orang lain," tegas Indrasurya.(rin/Lin)

Berita Terkait

ITS Media Center > Berita Utama > Menulis Itu Mudah