ITS News

Senin, 27 Juni 2022
15 Maret 2005, 12:03

Lebih Akrab Dengan Tim Lawan (Kisah Tim Atlantic Challenge 2002, cerita III)

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Kapal datang dengan kondisi ada beberapa bagian yang rusak. Maka kami pun harus bekerja ekstar keras lagi untuk memperbaikinya, dan ditambah dengan membuat tiang layar. Ini kami lakukan selama 2 hari hingga akhirnya semuanya bisa kelar.

Sementara itu, keesoknya layar yang kami pesan pun tiba, jadi lengkaplah semua perlengkapan. Kapal dengan panjang 12 meter dan lebar 2 meter ini, terasa begitu kecil ketika kami coba di laut lepas yang didayung sebanyak 10 orang, 1 orang kapten, bowwatch dan seorang sternwatch.

Mulai hari itu, kami mencoba latihan dibawah asuhan Paul, pelatih dari perancis. Hampir setiap hari kami melakukan latihan secara keras sebagai persiapan mengikuti lomba.

Begitu pula tim dari Rusia dan USA yang melakukan latihan rahasia disebuah pulau yang jauh dari Rockland. Salah seorang tim Indonesia yang bergabung untuk ikut latihan bersama adalah Habibie. Meraka melakukan latihan selama hampir seminggu.

Jika tim Rusia dan USA berlatih diam-diam, maka berbeda dengan tim dari St. Maine, Canada, UK dan Irlandia mereka berlatih bersama. Kita bahkan diberi trik-trik untuk melakukan hal-hal yang belum pernah kita latih seperti cara-cara memasukan dan mengeluarkan dayung dengan cepat dan indah. Sehingga pada tanggal 12 Juli nanti kami siap dengan hati bersih dan tekad yang bulat untuk mengikuti pertandingan ini.

Tanggal 12 Juli seluruh crew kapal berusaha mendayung menuju public landing ( suatu tempat di mana masyarakat umum bisa meluncurkan kapal mereka tanpa dikenai biaya) sekitar 800 meter dari ACF dock.

Kebetulan di sini sedang diadakan pameran wooden boat festival yaitu festival atau pameran tahunan kapal-kapal dari kayu termasuk scooner yaitu kapal dengan tiang layar tinggi yang mirip phinisi nusantara,sehingga suasana musim panas menjadi semakin ramai.Tempat inilah acara pembukaan oleh Presiden AC Mr.Kenwood akan dilakukan.

Seluruh tim disambut dengan tepuk tangan gembira oleh para pendukungnya dan penonton yang memenuhi "areal public landing", alunan suara "bagpipe" khas Skotlandia terdengar mengiringi kedatangan seluruh peserta lomba.

Satu persatu wakil dari setiap tim memperkenalkan anggota timnya, dalam bahasa mereka masing-masing dan dilanjutkan dalam bahasa inggris. Suatu pemandangan yang sangat menarik dimana setiap tim dari beberapa negara bersatu dalam suatu even internasional.

Negara yang mengikuti pertandingan ini antara lain dari Indonesia, Canada, Irlandia, Denmark, Station Maine, USA, Prancis, Rusia, UK dan Belgia. Setiap team mengenakan seragam mereka masing-masing sehingga kita bisa mengenali mereka dari warna seragam dan bahasanya.

Setelah dilakukan upacara pembukaan, setiap tim menukarkan anggotanya untuk mendayung dengan anggota tim lainnya. Semua berbaur termasuk tim dari Indonesia. Banyak tim dari negara lain yang memuji kapal buatan Indonesia. Mereka sangat kagum akan keindahan kapal dan ukirannya. Persiapan selesai, semua mendayung menuju ACF dock untuk makan siang.

Mulai hari ini juga seluruh tim tinggal di sebuah sekolah SMU di Rockland. Di sana kita bisa lebih dekat dengan tim dari negara lain, saling bercerita pengalaman dan lain sebagainya. Tim Indonesia sekamar dengan tim dari USA, di depan kamar kami ada tim dari Canada dan disebelah kiri yaitu tim dari Prancis semuanya sering main ke kelas kami terutama tim dari Canada yang kebanyakan wanita.

Ada hal yang menarik di sini, pada waktu mandi ternyata kamar mandinya seperti kamar mandi sekolah-sekolah yang kita lihat di film remaja Amerika, semuanya terbuka.

Seluruh fasilitas sekolah bisa dimanfaatkan mulai dari lapangan basket, sepak bola sampai internet gratis bisa dilakukan. Ketika diadakan pertandingan sepak bola Tim dari Indonesia selalu mencetak gol-gol indah sehingga kami menjadi lebih cepat akrab dengan teman lainnya. (bersambung/rom)

Berita Terkait