ITS News

Minggu, 04 Desember 2022
15 Maret 2005, 12:03

Lab BIOLOGI SEMAKIN APLIKATIF

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Ilmu Biologi sebagai cabang ilmu pengetahuan alam, yang mempelajari kehidupan yang selalu berkembang serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Faktor itu adalah biotik maupun abiotik.

Untuk itu, jurusan Biologi FMIPA di ITS mendirikan laboratorium Biologi. Laboratorium ini terletak di lantai empat jurusan Kimia FMIPA. Keberadaanya sangat berperanan dalam menunjang proses belajar mengajar. Disamping sebagai tempat bereksperimen mengenai studi kasus Biologi bagi mahasiswa maupun pengajarnya. Agar dapat diterapkan di IPTEK yang berorientasi pada biologi kelautan.

Tata ruang laboratorium Biologi terbagi menjadi tiga jenis, yaitu laboratorium biologi terapan, laboratorium zoologi, dan laboratorium botani yang saling berdampingan. Masing-masing ruang yang terletak dalam satu gedung dilengkapi dengan contoh-contoh sampel sesuai dengan jenis laboratoriumnya.

Mengingat orientasi Biologi ITS ke arah kelautan atau maritim. Sering sekali pihak laboran bersama mahasiswa biologi menerima dan mengerjakan sampel vegetasi, plankton, benthos, bakteri, parasitologi untuk dianalisis lebih lanjut. Analisis ini dapat dari segi kelimpahan spesies, atau dari faktor ekologinya, dll, dengan penyesuaian peralatan dan bahan yang diinfentarisasi di laboratorium. Hal ini dikatakan pula bahwa, "Kira-kira lebih dari dua setengah tahun, Laboratorium Biologi menerima analisis sampel dari dalam maupun dari luar kampus," ujar Ibu Dian, dosen Oseanografi Biologi.

Meski belum lama keberadaan Laboratorium Biologi ITS. Saat ini di Laboratorium Zoologi telah mampu untuk memenuhi kebutuhan hewan percobaan sendiri. Hewan percobaan yang telah berhasil dipelihara dan dikembangbiakkan, yaitu Mencit (Mus musculus) atau lebih mudah dikenal dengan tikus putih. Dengan ditempatkan di ruangan khusus pada laboratorium untuk pemeliharaannya. Hal ini dijelaskan oleh Bapak Endry Dosen Zoology, yang menyatakan, "Di samping mahasiswa lebih aplikatif dan menguasai Biologi kelautan, demikian juga di Bidang Zoologi," tegasnya. Diharapkan mahasiswa mampu untuk menjaga kelestariannya dan dapat mengaplikasikan ilmu embriologi dengan metode embrio transfer atau lebih dikenal dengan bayi tabung di laboratorium zoologi ini. (muz/rom/li)

Berita Terkait