ITS News

Kamis, 08 Desember 2022
15 Maret 2005, 12:03

KRISTIONO MENANG TELAK

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Setelah dewan pimpinan majelis membacakan nama-nama calon ketua baru IKA ITS, Ir. Kristiono dan Ir. Djalal, selanjutnya Prof. Ir. Soegiono memberikan waktu selama 15 menit kepada masing-masing calon untuk menyampaikan visi dan misinya. "Kepada kedua calon ketua, kami berikan kesempatan untuk berkampanye terlebih dulu, menyampaikan visi dan misinya," kata mantan rektor ITS.

Namun ketika ada anggota majelis yang menginginkan agar dibacakan curriculum vitae kedua calon Soegiono menolak. "Untuk hal itu saya rasa tidak terlalu perlu saya lakukan. Biar para kandidat nanti memperkenalkan sendiri siapa mereka," tambah Soegiono.

Memasuki waktu kampanye, kedua calon tampaknya tidak ingin terlalu banyak bicara. Ir. Djalal, yang memiliki nomor pilih 1 berkesempatan untuk berkampanye terlebih dulu. Dari 15 menit yang diberikan, alumni T. Sipil, yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas PU Bina Marga ini hanya berkampanye selama 7 menit.

Kesempatan kedua tentunya diperuntukkan bagi Kristiono dengan nomor pilih 2. Alumni T. Elektro ini menyampaikan visi misinya 3 menit lebih lama dari calon sebelumnya. Dalam kampanye singkatnya Kristiono menegaskan bahwa untuk menjaga kelestarian organisasi IKA ITS, maka semua elemen IKA ITS harus mengedepankan kepentingan organisasi dan institusi.

Lebih dari itu Kristiono juga menyampaikan motivasinya untuk menduduki jabatan ketua dalam kepengurusan IKA. "Saya ingin melakukan sesuatu untuk alumni dan saya menginginkan alumni melakukan sesuatu untuk ITS," ujar Kristiono.

Pemilihan ketua umum IKA ITS kali ini dilakukan dengan sistem pemungutan suara. Untuk itu, OC Sidang Umum menyiapkan segala yang diperlukan, segera setelah kampanye calon selesai dilaksanakan. Tepat pada pukul 11.20 pemungutan suara dilaksanakan dengan memanggil satu persatu anggota yang majelis yang hadir saat itu.

Dari keseluruhan jumlah anggota majelis IKA, yaitu 311 orang, saat itu hadir sebanyak 204 anggota yang memiliki hak suara termasuk Djalal dan Kristiono.

Penghitungan kertas suara dilaksanakan langsung setelah seluruh anggota menggunakan hak pilihnya. Sementara anggota majelis yang lain menikmati hidangan makan siang, panitia pemilihan melakukan penghitungan suara dengan saksi Ir. Sulasno dan Ir. Untung Setyabudi.

Hasil perhitungan menunjukkan Kristiono menang telak atas lawannya, Djalal, dengan perolehan suara 70% dari total suara yang masuk yaitu sebanyak 144 suara. Sedangkan Djalal memperoleh dukungan suara 28% yaitu 56 suara. Sementara itu, dari total kertas suara yang masuk 3 diantaranya dinyatakan abstain dan 1 kertas tidak sah. Berdasarkan hasil perolehan suara tersebut, maka Kristiono berhak menduduki kursi jabatan ketua umum pengurus pusat IKA ITS periode 2004-2006.(sept/lin)

Berita Terkait