ITS News

Senin, 28 November 2022
15 Maret 2005, 12:03

Konsep Jitu, Bentuk Anak Kualitas OK

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Membahas tentang pendidikan anak, jelas tidak ada ujungnya, akan terus mengembang dan akhirnya bertumpu pada harapan dari kedua orang tua. Pada era perkembangan iptek yang makin pesat, orang tua perlu menyeleksi dan menyesuaikan metode pendidikan yang tepat, demi kebaikan anak-anak itu sendiri.

Rahasia pendidikan anak terkuak habis dalam bedah buku dengan judul "Pendidikan Anak di Era Otonomi Sekolah". Hadir selaku pembicara Drs. Bagong Subagyo, Msi (penulis, sekaligus dosen FISIP Unair). Bedah buku ini diselenggarakan dalam rangka memperingati hari pendidikan nasional dan sekaligus hari kebangkitan nasional, kamis siang (29/5) tadi.

"Dalam memasuki dunia anak, maka orang tua harus bisa berempati!", ujar dosen Fisip Unair ini. Ada saat kita sebagai orang tua harus dapat memposisikan diri dan menyesuaikan pola pikir kita dengan cara berpikir anak, "Itupun kita tidak boleh memaksakan kehendak pada si anak ini", tambah pria kelahiran Kertosono 36 tahun lalu ini.

Bedah buku ini juga membahas salah satu topik yang diangkat dalam konsorsium Dewan Pendidikan Jatim Oktober tahun kemarin, yang mengemukakan bahwa orang tua sedapat mungkin bisa menerapkan pendidikan anak dengan metode "Best Interest Of The Child". "Orang tua harus bisa melakukan komunikasi dua arah yang baik dengan anak", jelas penulis yang telah menghasilkan lebih dari 30 judul buku.

Disamping itu, dipaparkan pula oleh Bagong metode pendidikan yang baik bagi anak dengan "Join to learning". "Disini kita mengikutsertakan anak untuk mengembangkan potensi diri yang dimilikinya, karena semua ini hanya akan bisa dimemori oleh diri mereka sendiri", ujarnya.

Menurutnya, inti yang terpenting bagi pendidikan anak dengan menggunakan konsep "Golden eight". "Usia dibawah 8 tahun merupakan masa mengingat bagi anak, sehingga baik untuk proses menstimulus kecerdasan anak dan orang tua harus tahu hal ini", jelas ketua komisi Litbang Dewan Pendidikan Jatim ini.(Nadir/Alin)

Berita Terkait