ITS News

Senin, 17 Juni 2024
15 Maret 2005, 12:03

KETULUSAN DAN TANGGUNG JAWAB MORAL WAJIB DIPEGANG

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Kegiatan yang bernafaskan hobi memang jadi alternatif utama mahasiswa ITS untuk mengisi liburan panjang semester ini.Sampai detik inipun,tak jarang bagi mereka memilih tetap tinggal di sini daripada pulang kampung.Terbukti dalam gelaran acara yang diselenggarakan Despro ini sukses menarik perhatian sebagian mahasiswa ITS mengikuti Kuliah Tamu/Workshop Fotografi kemarin (23/06).

Animo mahasiswa semakin besar setelah tahu siapa bintang tamunya. Dialah Darwis Triadi,seorang fotografer terkemuka, sengaja dihadirkan pada acara yang merupakan rangkaian kegiatan menyambut Dies Natalisnya Despro ini. Kegiatan ini juga berhasil menggandeng pihak Polda Jatim sekaligus sebagai sponsor utama. Dalam hal ini, panitia merasa lega sebab segalanya sudah ditanggung Polda."Kami hanya menyediakan tempatnya saja dan mengurusi masalah perijinan. Selebihnya menjadi tanggungan Polda Jatim," aku Maria,koordinator kegiatan. Karena itu, acara ini digratiskan bagi siapa saja yang berminat.

Panitia tidak membatasi jumlah peserta dan darimana asalnya.Sebanyak 176 orang dari berbagai jurusan dan universitas turut memadati ruang pascasarjana itu.Mereka berasal dari latar belakang yang berlainan. Ada sekelompok mahasiswa yang sedang menekuni fotografi, ada yang sekedar mencari-cari kegiatan untuk mengisi waktu luang dan ada pula kumpulan wartawan yang ingin memperdalam ilmu fotografinya. "Bahkan ada peserta yang berprofesi sebagai fotografer amatir ikut didalamnya," imbuhnya.

Sementara itu, Pembantu Rektor I berkenan hadir untuk membuka acara ini dengan didampingi Ketua Jurusan Despro,Ir Baroto Tavip. Tak ketinggalan pula, Isyak Robinson,Wakil Direktur Lalu Lintas daerah Jatim, menyempatkan datang menggantikan Kapolda Jatim yang berhalangan hadir hari itu. Dalam sambutannya, Isyak menekankan bahwa kegiatan ini merupakan realisasi kerjasama antara Kapolda Jatim dan Despro ITS dan diharapkan akan berjalan terus sesuai dengan cita-cita dan tujuan bersama.

Memasuki inti acara, workshop ini dipandu langsung oleh Darwis Triadi yang banyak memberikan paparan mengenai ilmu fotografi mulai dari dasarnya.Fotografi itu sebenarnya adalah sebuah logika,kalau diterapkan sangat mudah."Dia itu hanya berupa cahaya yang bisa diterima oleh panca indra mata kita," jawabnya.Lalu tiga hal dasar yang perlu dikuasai seseorang yang ingin menekuni dunia pemotretan yaitu kecepatan,diafragma dan fokus.memang butuh waktu yang tidak pendek untuk bisa menguasai ketiganya.Sangat disarankan bagi pemula agar sering latihan sebagai penerapan dari teori yang didapat pada pelatihan atau kuliah tamu semacam itu.

Seorang fotografer dituntut supaya bisa menjadikan obyek itu menarik, berbeda dari penglihatan biasa melalui gambar yang bisa diabadikan. Dalam perkembangannya, fotografi selalu memunculkan sesuatu yang tidak biasanya sehingga pemotret harus pandai-pandai berdialog dengan alam.Melakukannya harus dengan jiwa dan pikiran terbuka agar hati kecil ini bisa mendengarkan alam.

Disela-sela presentasinya, Darwis menampilkan beberapa contoh hasil karyanya dan ketika bagian karya bertema bodypart yang mengambil setting model telanjang, kontan seluruh peserta pada bergumam. "Jangan sampai mempunyai pikiran negatif ketika kalian memotret seperti ini.Semuanya itu harus didasari niat yang tulus, sesuai hati nurani kita.Dan yang terpenting tanggung jawab moral ikut berperan supaya karya yang dihasilkan bisa diterima masyarakat luar," ungkap fotografer yang sempat menjadi salah satu tim juri program acara Indonesian Model ini.(d1ti)

Berita Terkait