ITS News

Jumat, 27 Januari 2023
15 Maret 2005, 12:03

Kesadaraan Penjaga Posko Informasi SPMB

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, ITS menjadi tempat pelaksanaan SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru). Jumlah peserta yang mengikuti ujian ini di kampus ITS sekitar 2 ribu peserta. Ini berdasarkan daya tampung dari seluruh ruang kuliah yang ada di ITS dan dipergunakan untuk SPMB.

Untuk itu, satu hari sebelum pelaksanaan SPMB banyak peserta yang ingin mengetahui lokasi ruangan. Mereka tidak hanya berasal dari surabaya.Bahkan ada juga yang berasal dari luar kota. Karena letak kampus ITS yang luas, membuat banyak peserta kebingungan mencari lokasinya.

"Mas, saya udah mencari ke Fakultas yang tertera di tanda peserta, tapi nggak tahu ruanganya. Dan terpaksa saya berputar-putar dahulu," terang peserta dari Sidoarjo ini.

Dari pengalaman-pengalaman semacam itu, beberapa mahasiswa membuka posko informasi SPMB. Mereka akan memberikan petunjuk mengenai ruang-ruang yang dipakai untuk ujian SPMB. Meski keberadaan dari posko ini sebagai wujud dari kesadaaran masing-masing mahasiswa. Tetapi perannya cukup membantu bagi peserta SPMB.

"Kami membuat posko ini semata-mata karena kesadaraan kami saja. Karena kami pernah mengalami hal sama dengan mereka yang saat ini akan mengikuti ujian SPMB, selain itu kegiatan ini untuk mengisi liburan," terang Taufan, Mahasiswa Teknik Industi.

Ia pun mengaku telah mempersiapan segala informasi mengenai lokasi ujian sejak kemarin malam. Keberadan posko informasi SPMB terdapat di dua tempat, di dekat pintu masuk utama dan pintu masuk di sebelah selatan.

"Kami membuka posko ini sejak pagi tadi. Dan jumlah peserta yang menggunkannya cukup banyak. Bahkan ada juga yang menayakan tentang tempat kos terdekat. Padahal kami hanya memberikan informasi mengenai lokasi ruang SPMB saja. Meski begitu kami layani juga," jelas Anas, Mahasiswa dari Teknik Mesin.

Selama menjaga posko informasi, mereka terkadang terpaksa mengantar peserta sampai ke lokasi ujian. Karena mereka benar-benar tidak tahu tentang kawasan ITS, meski telah dijelaskan dengan peta. "Kami naik motor ke lokasinya kemudian mobil peserta tadi mengikuti kami dari belakang." tutur Irel dan Bobby, mahasiswa Teknik Mesin yang ikut menjaga posko informasi SPMB.

Semuanya yang telah dilakukan teman-teman yang membuka posko informasi SPMB ini patut untuk ditiru. Mereka tak pernah meminta imbalan atas informasi yang telah diberikan. "Biarlah Tuhan yang membalasanya," tegas mereka.(rom/bch)

Berita Terkait