ITS News

Minggu, 26 Juni 2022
15 Maret 2005, 12:03

Kemauan adalah segalanya

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Gewean rutin WE&T yang bertajuk Coffee Afternoon kemarin (14/03) mengambil tema "Menciptakan Bisnis Baru dengan Memanfaatkan Peluang yang ada di Lingkungan sekitar". Dengan menghadirkan Ibu Jualita Joylita, serasa diskusi santai tersebut sangat menarik untuk diikuti.

"Pertama kali menginjakkan kaki di surabaya, secara tidak sengaja ketika berjalan-jalan melihat tanaman eceng gondok yang banyak tumbuh di sungai dekat rumah saya. sedih rasanya melihat sungai dan rawa yang diselimuti eceng gondok pada saat itu," kata Bu Lita mengawali pembicaraannya.

"Kemudian saya mulai tertarik untuk memanfaatkannya. Akhirnya saya ambil eceng gondok dan saya bawa ke rumah. Dengan berbagai eksperimen yang saya lakukan, karena kebetulan sekali saya suka sekali mencoba sesuatu yang baru, akhirnya saya dapat memanfaatkan batang yang lurus dari eceng gondok tersebut untuk kerajinan tangan," jelasnya panjang lebar.

"Selanjutnya saya coba kenalkan kerajinan ini pada ibu-ibu rumah tangga di sekitar rumah saya, juga pemulung, dan para petani yang tidak mempunyai lahan. Awalnya mereka mengatakan tidak bisa, lalu saya coba tanamkan kalimat, "Ya, saya bisa !" kepada mereka. Ternyata mereka benar-benar bisa dengan mengatakan demikian, mungkin mereka menganggap diri mereka tidak bisa lantaran mereka belum pernah mencobanya," tambahnya.

Kalimat tersebut ternyata tidak hanya manjur bagi pengrajin Ibu dua anak ini saja, tapi juga bagi Ibu Jualita Joylinta sendiri. Beliau menceritakan pengalamannya, dimana pernah ditawari untuk membuat sesuatu yang belum pernah ia buat sebelumnya, jawaban yang keluar langsung "Ya, saya bisa !". setelah itu baru memikirkan cara bagaimana untuk membuatnya. Tak bisa dielakkan, bisnisnya saat ini sudah bisa merambah ke tingkat internasional walaupun hanya lulusan S3 (SD, SMP dan SMA).

Lebih lanjut beliau berpesan: yang pertama mulailah bisnis dengan apa adanya, walaupun tanpa kendaraan itu bukan suatu kendala. Yang kedua spesialisasikan pekerjaan anda, coba untuk membuat produk yang orang lain belum pernah membuatnya. Selanjutnya coba bangun brand image anda, dengan menetapkan visi, menghargai diri sendiri sehingga dapat mendelegasikan pekerjaan kepada orang lain, dan menghargai waktu. Lalu buatlah desain produk yang disukai atau diinginkan pembeli, juga rumuskan pasar anda di mana dan yang terakhir anggplah buyer seperti keluarga sendiri. (u-d/rom)

Berita Terkait