ITS News

Selasa, 16 Agustus 2022
15 Maret 2005, 12:03

ITS bantu 62 anak kurang mampu

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Dalam acara pembukaannya Jum'at (5/11) sore kemarin, Dr.Ir. Achmad Jazidie, M.Eng, Pembantu Rektor III, mengatakan bahwa melalui program pendidikan kecakapan hidup atau yang lebih sering disebut dengan Life Skills 2004 ini, ITS ingin mewujudkan visi dan misinya sebagai lembaga pengabdian kepada masyarakat.

Mewakili rektor yang tidak bisa hadir sore itu, ia menegaskan bahwa ITS tidak boleh melaju sendiri dengan meninggalkan saudaranya jauh di belakang. "Kita ingin membantu saudara kita yang belum beruntung, memberi mereka harapan baru terhadap masa depannya," lanjut Jazidie.

Bentuk kegiatan yang ditangani oleh LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) ini kemudian dipaparkan oleh Dr. Yoyok Cahyono, M.Si selaku ketua program. "Awalnya, kita merekrut anak-anak kurang beruntung dengan bantuan Yayasan Bina Anak Bangsa. Setelah diseleksi, kita akan memberikan bimbingan berupa pelatihan kepada mereka. Terdiri dari pendidikan percetakan, servis dinamo dan sepeda motor. Kemudian mereka akan magang di perusahaan-perusahaan selama satu sampai dua bulan, papar dosen jurusan Fisika FMIPA ini.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa upaya pembinaan tidak akan berhenti sampai di situ. Penempatan kerja di sejumlah perusahaan atau melalui dinas tenaga kerja akan dilakukan bagi yang berkompeten. "Kalau yang ingin mendirikan usaha sendiri, juga akan kita biayai," terang Yoyok.

Dan tak hanya pelatihan berbasis keteknikan, pengembangan soft skill juga diberikan kepada 62 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Surabaya ini. Kepemimpinan, etika dan peningkatan rasa percaya diri juga turut diberikan. Diharapkan nantinya mereka mampu menjadi pribadi yang ulet dan bekerja keras.

Mengenai uang pembinaan, Yoyok mengungkapkan akan diberikan pada tiap peserta setiap bulannya. "Untuk jumlah pastinya, belum tahu. Masih dikalkulasi sama bendaharanya. Tapi yang jelas, dananya sudah turun kok," paparnya.

PESERTA BERSEMANGAT

Sambutan hangat atas program Life Skills 2004 pun diberikan oleh para peserta. Robby diantaranya, pemuda asal Bagong Tambangan ini mengaku sangat senang bisa mengikuti pelatihan-pelatihan yang akan diberikan. "Seneng sekali, saya benar-benar ingin mendapat ilmu sebanyak-banyaknya, supaya nanti bisa mandiri," ujarnya bersemangat kepada ITS Online.

Mengenakan kaos hitam berseragam dengan kawan-kawannya, ia mengungkapkan bahwa dari pihak keluarga juga sangat mendukung aktivitas barunya itu.

Pemuda berumur 21 tahun ini kemudian menceritakan awal keikutsertaannnya dalam program ini. "Awalnya, kita di yayasan (Yayasan Bina Anak Bangsa, red) sering berkumpul dan mengadakan latihan sepak bola di stadion ITS seminggu dua kali. Trus awal Oktober kemarin, pembina menawarkan kegiatan life skills ini. Saya langsung bilang ikut," ceritanya. Dari tiga pilihan pelatihan yang diberikan, ia mengaku memilih servis dinamo. "Kata pembina, ini sesuai dengan bakat saya."

Pelatihan servis dinamo dan servis sepeda motor sendiri, akan diadakan pada tanggal 29 November nanti, sedangkan percetakan telah dimulai beberapa minggu yang lalu.(ftr/tov)

Berita Terkait