ITS News

Selasa, 16 Agustus 2022
15 Maret 2005, 12:03

ITS Ajak Masyarakat Sekitar Kembangkan Surabaya Timur

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Ide melibatkan masyarakat sekitar termasuk beberapa pengembang di kawasan Surabaya Timur itu, seperti dikemukakan Rektor ITS Prof Dr Ir Mohammad Nuh DEA, bertujuan agar rencana-rencana pembangunan ke depan, baik yang dilakukan melalui swadaya masyarakat, pengembang, investor atau Pemkot Surabaya, memiliki kesinambungan dan dapat menciptkan kawasan yang memang benar-benar bisa terpadu satu sama lain. "Ini merupakan bagian dari kepedulian ITS dengan masyarakat sekitar. Saya yakin jika kita sama-sama memiliki niat baik untuk menjadikan kawasan Timur Surabaya tampil lebih baik dan terpadu, pola urun rembug ini akan efektif," katanya.

Nuh meyakinkan, kalau upaya yang kini sedang dilakukan ITS dengan mengajak masyarakat dan para pengembang di kawasan Timur Surabaya itu berhasil, akan mampu menekan pembiayaan, karena semuanya dikerjakan secara terencana dan berkesinambungan satu dengan lainnya. "Target awal yang kami rencanakan adalah bagaimana kawasan Timur Surabaya bebas dari banjir, karena itu kami mengajak masyarakat dan pengembang untuk membangun secara terencana dengan pola kemitraan dalam membuat sistem pembuangan atau pematusan," katanya.

"Koordinasi di dalam sistem pembuangan atau pematusan ini amat penting," katanya menambahkan, karena melalui koordinasi ini semua punya acuan yang sama, kemudian bisa membangun dalam satu kesatuan, meski sebenarnya dilakukan sendiri-sendiri. "ITS akan memfasilitasi berbagai pertemuan dan akan memberikan masukan pemikiran yang berkait dengan itu, tapi syaratnya satu, kita memang tetap harus selalu berkoordinasi agar hasilnya pun maksimal," katanya.

Diungkapkannya, untuk keperluan itu, Kamis (20/10) sore, ITS telah mengundang beberapa pengembang, tokoh masyarakat serta Pemkot untuk bersama-sama memikirkan pengembangan kawasan Timur Surabaya ke depan.

LOMBA DESAIN SCULPTURE
Bersamaan dengan keinginan ITS didalam ikut serta menata kawasan Timur Surabaya, kini kampus teknologi terbesar di kawasan Indonesia Timur ini juga sedang mengadakan lomba rancang atau desain sculpture yang dapat dijadikan sebagai icon perguruan tinggi itu.

Dikatakan Ketua Panitia Lomba, Ir Sudradjat MBA, lomba yang bertujuan untuk mencari bentuk sculpture, tugu atau monumen yang mewakili visi, misi dan tujuan ITS itu berkait dengan rencana penataan kawasan pintu gerbang ITS. "Kami berharap melalui lomba ini akan lahir sebuah karya atau gabungan karya yang nantinya dapat dijadikan sebagai icon masyarakat ketika masuk ke kawasan ITS atau Surabaya Timur," katanya.

Beberapa persyaratan yang telah ditetapkan panitia berkaitan dengan lomba itu antara lain tinggi sculpture antara 25 hingga 35 meter, di tempatkan di gerbang ITS sisi barat (bundaran ITS-Jl. Kertajaya Indah), objek harus memiliki makna kultural dan orisinalitas. "Kami menyediakan total hadiah sebesar Rp 30 juta untuk dua pemenang, pemenang pertama mendapatkan Rp 25 juta dan dua nominator lainnya masing-masing Rp 5 juta," katanya.

Dikatakannya, hingga kini jumlah peserta yang telah mendaftarkan diri sebanyak 29 orang yang datang dari kalangan mahasiswa, dosen dan alumni ITS. Penutupan pendaftarannya ditetapkan hingga 25 Oktober dan pengumuman hasil lomba dilakukan pada 5 Januari 2005. (Humas/bch)

Berita Terkait