Seseorang pasti menginginkan hidupnya sukses dan bahagia. Untuk mewujudkannya perlu usaha yang pasti dalam meninvestasikan uang . Dengan investasi manusia dapat menjadi orang yang besar atau kaya. Hal itu tidak gampang. Perlu pembinaan dan latihan sejak dini, yakni mulai saat masih di bangku sekolah atau kuliah.
Hal diatas disimpulkan oleh Drs. Kresnayana Yahya, MSc, pakar statistik dan marketing ITS yang menjadi pembedah buku karya Robert K. Tyosakhi ini.
Selain belajar sejak awal investasi juga butuh pengorbanan."Untuk memulai usaha investasi anda berhasil dan sukses, berkorban dan berjuang dulu. Toh, pada akhirnya nanti kesuksesan itu akan diraihnya dalam interval waktu yang akan datang,
" ujar pengajar di jurusan Statistik ini.
Selain itu, menurut Kresna, dalam investasi yang berbentuk usaha tertentu, investor harus bisa membaca peluang pasar yang ada saat itu. "Harus bisa membaca apa yang paling dibutuhkan orang pada saat itu," tegas laki-laki berkacamata ini. Sehingga dapat diperkirakan investasi tersebut mampu bertahan atau tetap eksis.
Akan tetapi ada kendala-kendala yang selalu muncul dalam setiap investasi. Menurut Kresna, kendala itu bisa dimisalkan sempitnya sekup investasi tersebut, dan kurangnya jaringan-jaringan yang disusun oleh investor itu sendiri. Dengan demikian, untuk mewujudkan investasi yang mampu bertahan atau tetap eksis dan mampu berkembang serta bersaing harus ada pengorbanan. "Dan yang penting perlu dibutuhkan suatu pembinaan jiwa wirausaha sejak dari usia sekolah," tutup Kresna.(mut/har)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat riset dan inovasi. Komitmen tersebut tercermin pada capaian peneliti
Jakarta, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tak pernah berhenti untuk terus terlibat dalam pembangunan bangsa. Hal
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dukungan
Surabaya, ITS News — Tingginya risiko kebencanaan serta ancaman degradasi lingkungan di kawasan pesisir menjadi perhatian serius sivitas akademika