ITS News

Rabu, 30 November 2022
15 Maret 2005, 12:03

International Training Course PENS ITS-JICA

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Inilah yang ingin dikembangkan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) ITS pada kegiatan The 9th International Trainning Course on Electronic Engineering Education yang terselenggara bersama Japan International Coorporation Agency (JICA).
Karena itu meski hanya diikuti 12 peserta dari delapan negara termasuk Indonesia, kegiatan ini menurut Dr Ir Muhammad Nuh DEA, Direktur PENS ITS, Rabu (17/10) siang, sangat untuk membangun jaringan di masa depan.
"Melalui kegiatan ini kami ingin membangun jaringan kerja sama dalam bidang elektronika dengan sesama peserta, karena kami yakin ke depan net working akan menjadi pijakan paling berarti dalam bidang elektronik yang spektrumnya begitu luas," katanya.
Hal senada dikemukakan peserta dari Vietnam, Phan Hoang Viet staf pengajar di Vietnam Electronic and Information Institute yang datang bersama rekannya, Nguyen Than Ha dari Hanoi Industrial Collage.
"Selain senang, saya bangga dapat berpartisipasi mengikuti kegiatan ini, dengan begitu saya dapat membangun jaringan dan bertukar informasi dengan sesama peserta," katanya.
Phan Hoang Viet mengaku pernah mengikuti program serupa di Jepang pada 1997, dan memperoleh pengalaman yang sangat berarti daripadanya. "Pada kegiatan ini, saya pun berharap mendapatkan banyak pengalaman dan wawasan baru tentang elektronika dan pendidikannya," katanya.
Apalagi masing-masing negara memiliki kelebihan. Vietnam misalnya, unggul di segi manufaktur, sedang Indonesia unggul dibidang sistem dan aplikasi elektronika, katanya.
Ditanya tentang pesatnya perkembangan teknologi manufaktur dan ekonomi di Vietnam beberapa tahun terakhir, dia mengatakan kemungkinan besar itu dikarenakan remaja Vietnam suka bergelut di bidang engineering ataupun sektor riil ekonomi daripada menjadi politikus.
Teknologi Informasi
Menurut M. Nuh, tahun ini adalah tahap akhir penyelenggaraan International Trainning Course untuk bidang elektronika. "Tahun depan kami akan mengangkat isu baru, bidang teknologi informasi, dengan negara peserta, tidak hanya dari di kawasan Asia Tenggara dan Selatan, tapi diperluas ke beberapa negara di Afrika, seperti Tanzania, Afrika Selatan, dan Zambia," kata M. Nuh, didampingi Osama Makino, tenaga ahli dari JICA di PENS ITS.
"Program ini akan kami gelar Februari-Maret 2002. Pihak JICA sudah menyiapkan segala sesuatunya."
Makino menambahkan, selain pelatihan untuk negara-negara Asia dan Afrika, pihanya juga telah menyiapkan pelatihan bidang teknologi informasi untuk masyarakat Indonesia yang tersebar di beberapa daerah, seperti Sumatera, Kalimantan, dan Papua.
"Kami telah mempersiapkan dua program untuk pembangunan teknologi informasi itu, satu pelatihan bertarap internasional dan satunya lagi pelatihan khusus untuk masyarakat Indonesia," katanya. (Ulfah)

Berita Terkait