ITS News

Selasa, 04 Oktober 2022
15 Maret 2005, 12:03

HARI SUHARSO : SERING-SERINGLAH STRES..

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Beragam permasalahan ketenagalistrikan yang terjadi di Indonesia mengusik perhatian mahasiswa untuk mencoba ingin tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi. Setelah September tahun lalu pernah digelar seminar ketenagalistrikan dengan mengundang Dr. Revrisond Baswir, maka kini ada juga acara serupa. Hanya saja, kali ini PT. Pembangkitan Jawa Bali (PJB) yang angkat bicara.

Menurut Ir. Hari Suharso, Manager Niaga PT. PJB, permasalahan ketenagalistrikan yang dialami Indonesia antara lain kurangnya daya listrik yang dapat dipenuhi, sementara kebutuhan daya listrik di Jawa dan Bali terus meningkat 5-8 persen pertahun. Selain itu, biaya investasi untuk membuat pembangkit baru yang mencapai satu juta USD per MegaWatt tidak mampu dipenuhi. "Namun sebenarnya itu bukan kewenangan PT.PJB untuk mengatasi masalah itu, karena PT. PJB cuma salah satu pemain, " tandas Hari.

Pria alumnus Teknik Elektro ITS ini kemudian menjelaskan arti PJB sebagai pemain. "PT. PJB sebenarnya hanya anak perusahaan PLN yang mengurusi ketersediaan energi listrik, manajemennya sendiri terpisah dari PLN," ujar Hari menjelaskan. Dalam perusahaan inilah dikelola unit-unit pembangkitan yang meliputi Unit Pembangkitan (UP) Muara Karang di Jakarta, UP Cirata dan UP Muara Tawar di Jawa Barat, UP Brantas, UP Gresik, dan UP Paiton di Jawa Timur. "Ada lagi yang di luar Jawa, yaitu di Palembang dan di Kendari," ujarnya menambahkan.

Setelah menyampaikan sosialisasi perusahaannya, Hari beralih topik pembicaraan. Kini ia menyinggung soal mahasiswa ITS. Menurutnya, kemampuan alumni ITS tidak kalah dengan perguruan tinggi lain. Hanya saja, kerap kali alumni ITS tidak percaya diri dan terbentur dengan masalah ‘attitude’. "Kalau Anda sudah bekerja nanti, tolong dong ubah sedikit gaya ‘Suroboyoan’ yang cenderung kasar," pesan Hari.

Tak cukup itu, pria yang saat itu tampil rapi juga sempat memberikan tips. Menurutnya, manusia perlu untuk menjadi stres dan pusing, karena itu adalah sebuah proses pembelajaran menuju tingkat yang lebih tinggi. Namun, stres dan pusing itu harus mampu dikelola agar tidak terus membebani. "Jadi, kalau ingin sukses, sering-seringlah stres dan jangan takut akan hal itu," kata pria asal Kediri ini berfilosofi.

Acara yang sebelumnya juga diadakan di UGM itu juga menghadirkan pembicara Ir. M. Munir, dan Ir. Nandi Ranadirekso MM, Manager Humas dan Informasi PT. PJB (tov/har)

Berita Terkait