ITS News

Minggu, 25 September 2022
15 Maret 2005, 12:03

Forum Ilmiah Tahunan 2001 : "GEODESI MULAI BANGKIT&quot

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

;Kerjasama Teknik Geodesi ITS dan Ikatan Surveyor Indonesia (ISI) mengadakan Forum Ilmiah Tahunan 2001 dengan tema "Peran Survei dan Pemetaan Dalam Perkembangan Ekonomi Wilayah."

Acara yang berlangsung 5/11 dan mengambil tempat di gedung Pasca Sarjana tersebut dilangsungkan dalam bentuk diskusi panel yang menghadirkan 2 makalah utama, 5 makalah bahan diskusi dan 33 makalah Forum Ilmiah Tahunan.

"Maksud dan tujuan diadakan FIT – ISI 2001 dan diskusi panel nasional ini adalah untuk memperoleh masukan dan informasi baik bagi masyarakat surveyor tentang masalah pertanahan yang bersifat strategis serta keitannya dengan nilai-nilai ekonomis dari suatu informasi yang telah dipetakan, berikut peran masyarakat survei dan pemetaan dalam menunjang perekonomian di setiap wilayah, menjaring tumbuhnya teknologi dan kebijaksanaan survei dan pemetaan dalam paradigma baru menghadapi era perubahan, sehingga masalh pertanahan dapat diarahkan menjadi konsep yang lebih terbuka dan memenuhi asas keadilan dan yang terakhir adalah memberikan arahan terhadap pemanfaatan teknologi yang lebih tepat guna dan tepat sasaran berkaitan dengan kebijaksanaan otonomi daerah, sehingga dapat merumuskan masalah penyediaan peta yang lebih memenuhi aspek kebenaran, aspek manfaat dan aspek keluwesan," jelas Dr.Ir.M.Taufik selaku ketua panitia.

Pemakalah utama adalah Prof.Ir.Soegiono selaku rektor ITS menghadirkan "Visi dan Misi Program Studi Teknik Geodesi Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Dalam Prespektif Indonesia Menuju Globalisasi dan Milenium" dan Ir.Asianti Oetojo,MSi selaku kepala BPDE Jawa Timur mengetengahkan "Kebijakan Pengolahan Sumber Daya Tanah di Jawa Timur."

Dalam makalahnya, Prof.Ir.Soegiono mengharapkan visi dan misi serta program kerja yang ada di teknik Geodesi benar-benar harus dapat menjawab persaingan dan tantangan perkembangan ke depan. Disamping itu program kerja tentunya harus diarahkan ke tujuan utama pendidikan, penyusunan silabus kurikulum yang berorientasi kepada kebutuhan mayarakat, melihat tingkat kebutuhan tenaga kerja dan selalu membuat jaringan kerja sam baik tingkat regional, nasional maupun internasional.

Peserta FIT – ISI 2001 sendiri tidak hanya terbatas kepada akademisi tetapi kemarin forum tersebut juga dihadiri oleh user dan perusahaan yang terkait. (yud/rif)

Berita Terkait