ITS News

Senin, 27 Juni 2022
15 Maret 2005, 12:03

Didin Kristiana, Sosok Dibalik Kerja Sama ITS – Bank BNI

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

"Aplikasi sistem perbankan berbasis teknologi informasi yang dikembangkan di ITS ini tidak lain berangkat dari pengalaman pribadi ketika melayani nasabah yang sebagian para mahasiswa," katanya, Rabu (23/6) siang, mengawali kisah tercetusnya ide memadukan kartu mahasiswa ITS dengan pemanfaatan layanan perbankannya.

Dari situlah kemudian terpikir kenapa ia tidak melakukan sesuatu untuk menggaet dan mempertahankan nasabah mahasiswa. "Sulit loh merawat nasabah mahasiswa, karena mereka masih labil, sedikit saja pelayanan tidak memuaskan mereka protes atau bahkan memutuskan hubungan. Karena itu menghadapi nasabah mahasiswa kita harus sabar, gigih, ulet dan telaten, agar mereka tidak lari," kata ibu berputra satu yang mengawali karirnya dari bagian teller.

Terpikirlah kemudian, kata Didin menambahkan, untuk memanfaatkan teknologi informasi yang memang sudah begitu akrab dengan keseharian para mahasiswa ITS. "Tentu saja itu hanya salah satu cara. Cara lainnya dengan tetap meningkatkan mutu layanan. Melalui cara inilah kemudian saya mencoba merintis layanan yang tadinya manual dan mahasiswa harus antri saat membayar uang kuliah, kini tidak lagi, cukup dengan menggesek kartu mahasiswa yang dimilikinya, mereka sudah bisa bertransaksi," katanya.

Tentu saja apa yang dilakukan oleh Didin ini bukan dilakukan dalam sekejap. Jauh sebelumnya ia mengamati tentang kebutuhan pokok apa yang diinginkan para mahasiswa nasabahnya saat menggunakan jasa perbankan. "Saya kan sudah sejak 1994 bergabung di Bank BNI ITS sebagai kasir. Jadi tahu persis karakter para nasabah di sini. Pernah memang saya dipindah ke cabang lain sebagai tenaga marketing, tapi kemudian kembali lagi ke ITS pada November 2003 dengan jabatan baru sebagai kepala cabang," kata perempuan kelahiran Jember ini.

Dari pengalaman bergelut dengan nasabah yang sebagian para mahasiswa itulah Didin kemudian berencana akan menularkan pengalaman dan ilmunya itu kepada teman-temannya yang berada di perguruan tinggi lain. "Meski nasabahnya berbeda tapi karakter jiwa mahasiswanya saya pikir sama. Cuma mungkin saja di kampus yang tidak berlatarbelakang teknologi seperti ITS, memanfaatkan teknologi informasi butuh waktu, bukan saja kepada para mahasiswa, tetapi juga kepada para pimpinan perguruan tingginya. Di ITS saya tidak menemukan hambatan itu, karena memang sudah sedemikian akrab dengan teknologi informasi," katanya.

Memang dengan telah ditandatangani kerja sama antara ITS dengan Bank BNI, nantinya kartu mahasiswa ITS tidak hanya berfungsi sebagai identitas diri, tetapi dapat pula digunakan untuk berbagai transaksi perbankan. "Kami sudah melakukan uji coba di Politeknik Elektronika ITS dan hasilnya ternyata sangat baik, karena itu kini dikembangkan di tingkat yang lebih luas, institut. Dan Bank BNI ITS akan dijadikan proyek percontohan dari bank-bank BNI lainnya di Indonesia," katanya.
(Humas–ITS, 23 Juni 2004)

Berita Terkait