ITS News

Sabtu, 08 Agustus 2020
15 Maret 2005, 12:03

Didik : loyalitas ke profesional

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Ini dikemukakan oleh Setya rahadi, country manager,Human Resource Development(HRD) perusahan PC, PT Compaq Indonesia Tbk. Dimana perusahannya tahun 2000 lalu telah mengalami pertumbuhan 153 persen."Kurangnya SDM lokal dibidang IT sekarang ini, menjadi permasalahan tersendiri bagi perusahan kami," katanya disela-sela workshop "an Effective Career planning" di ITS kemarin.

Menurutnya, fenomena ini terjadi dimulai sejak terjadinya krisis ekonomi, mereka pada berbondong-bondong pergi keluar negeri dengan alasan keamanan. Tetapi, kenyataannya setelah kondisi keamanan di Indonesia cukup membaik, mereka malah memberikan loyalitasnya bukan pada perusahan tempat kerjanya semula melainkan memberikan ke- Profesionalan. "kebanyakan mereka disana untuk lebih mengembangkan profesinya," jelas pria yang mengaku berasal dari jawa.

Tentunya kondisi seperti ini mengakibatkan persaingan SDM dibidang TI khususnya masalah SDM cukup ketat. Buktinya, mereka akan bersaing dengan memberikan yang terbaik bagi tenaga IT dengan berbagai fasilitas, baik itu gaji yang relatif sama dengan standar internasional mapun dengan jenjang karir yang jelas. Tetapi, itu semua tergantung dari masing-masing perusahan. "untuk mempertahankan SDM yang dipunyai beberapa perusahan membarikan fasilitas yang cukup menarik. Sehingga loyalitas kepada perusahan akan tumbuh," Ungkapnya.

Sedang bagaimana diperusahanya ? untuk masalah SDM di perusahan yang pada kuartal IV tahun 2000 mempunyai market share PC sekitar 9,9 persen, dan saat ini pihaknya telah melakukan expansi dengan memberikan penawaran dibidang integrasi sistem, solusi, dan servis. Memberikan penempatkan terhadap peningkatan dan kemampuan SDM sebagai strategi nomor satu. Jika dibandingkan dengan meningkatkan penjualan produk maupun yang lainnya. "Di perusahan kami SDM merupakan bagian terpenting daripada strategi yang lainya," tegasnya.

Sedangkan mengenai kegiatannya sendiri, berlangsung dengan sukses. Diikuti sekitar 60 peserta dari berbagai jurusan. Walaupun sebelumnya telah menolak 60-75 orang. Menurut salah satu dari panitia, ini dilakukakan karena terbatasnya tempat. "Sebelumnya kami telah menolak sekitar 75 orang," kata panitia yang juga mahasiswa elektro angkatan 98.(rom)

Berita Terkait