ITS News

Minggu, 26 Juni 2022
15 Maret 2005, 12:03

Deep Thingking

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Ajakan untuk berpikir secara mendalam. Itulah yang tersirat dalam kegiatan Parade Harun Yahya kali pertama di Theater PENS, kemarin (1/11). Menghadirkan Catur Sri H, Direktur Harun Yahya Internasional, Jakarta, sebagai pembicara, deep thingking diulas ke akar – akarnya.

Melalui pemutaran sebuah film tentang alam, Harun Yahya (sebuah organisasi dakwah, red) mencoba menggali hasrat manusia untuk berpikir secara mendalam. Manusia dengan akal pikirannya, sudah sewajarnya berpikir mengenai keberadaan Tuhan. Yaitu melalui apa-apa yang telah diciptakan-Nya, sehingga akan timbul keimanan kita kepada Tuhan YME.

Selain menambah keimanan, menurut Catur,berpikir secara mendalam akan membuka jalan penguasaan ilmu pengetahuan. Karena, deep tingking mengenai alam, senantiasa memunculkan sejuta pertanyaan dalam benak manusia. Dan pada akhirnya, manusia akan berusaha menemukan jawaban atas pertanyaan tersebut. Mereka akan berusaha mencari jawaban yang tepat melalui berbagai eksperimen dan penelitian yang makin membuka cakrawala pengetahuannya.

Dicontohkan oleh pria berkacamata ini, mengenai seekor unta. Unta adalah binatang sehari-hari bagi masyarakat Arab. Dapat disamakan dengan ayam atau kucing di masyarakat kita.

Namun, unta akan tampak lain dilihat dari cara berpikir kita. Orang awam, biasanya berpikir, "Ah, itu kan cuma unta." Namun, jika kita pikir lebih mendalam, terbesit pertanyaan bagaimana unta bisa ada? Bagaimana unta diciptakan dan siapa penciptanya. Pertanyaan – pertanyaan mendasar semacam itu yang akan muncul jika kita mengamati alam semesta secara seksama. "Dan mau tak mau, kita akan ingat kepada penciptanya, Allah," tegas Catur.(rin/har)

Berita Terkait

ITS Media Center > Berita Utama > Deep Thingking