ITS News

Rabu, 05 Oktober 2022
15 Maret 2005, 12:03

Captain Gigs, Tim peroleh Poin (Kisah Tim Atlantic Challenge 2002, cerita IV)

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Hari kedua, dilakukan pertandingan L’esprit yaitu setiap kru kapal diundi untuk sebagian anggota timnya akan dicampur dengan tim dari kapal lain. Tim Merdeka dicampur dengan salah satu anggota tim Action (Prancis) sedangkan sebagian dari kru kita ikut Comunaute (St.Maine).

Jenis pertandingan ini, lumayan berat karena kita harus menuju ke lokasi start yang berada jauh dari ACF dok, dan berada di luar breakwater. Lokasi start yang dipilih adalah Owlshead sekitar 6-7 mil laut dari ACF dock.

Bagi teman-teman yang tidak ikut lomba hanya bisa melihat dari dekat dengan bus sekolah yang disediakan panitia. Dengan lama perjalanan menuju ke tempat itu sekitar 20 menit.

Pukul 13.00, lomba pertama dimulai menuju ACF dok. Pertama, dengan menggunakan layar kemudian mendayung, lalu mendayung tanpa rudder(kemudi). Setelah lama menunggu kapal-kapal-kapal yang bertanding pada saat itu.Tiba-tiba, kapal Irlandia berhasil mendahului kapal lainnya. Akhrinya, mereka memenangkan pertandingan pertama untuk hari ini.

Sementara itu,Indonesia menempati posisi terakhir. Setelah puas melepas lelah, kita pun kembali menuju sekolah untuk makan malam. Mungkin karena terbiasa dengan makan nasi, tim Indonesia tidak terlalu suka dengan makanan Amerika yang kebanyakan tanpa nasi, tapi apa boleh buat perut harus tetap diisi.

Pertandingan kedua, tanggal 13 Juli, jenis lomba yang dipertandingkan adalah rowing race dan sacktransfer. Rowing race, merupakan salah satu jenis lomba, dimana para peserta harus mendayung sejauh 2 mil laut dari luar breakwater menuju ACF dok. Sedangkan sacktransfer adalah jenis lomba untuk memindahkan sebuah karung dari darat ke kapal melalui tali tanpa menyentuh air.

Meski pada lomba rowing race kami kalah. Namun,untuk lomba sacktransfer kita tidak kalah dengan tim lainnya. Padahal kita belum pernah latihan untuk pertandingan ini sebelumnya. Jadi pada saat dilakukan undian, tim Merdeka terpilih melakukan pertandingan pertama, tapi karena belum pernah tahu seperti apa pertandingannya. Maka tim Comunaute bersedia menggantikan posisi kami. Kesempatan ini,kami manfaatkan untuk berlatih sebentar. Dan tanpa disangka kita berhasil melakukannya dengan sempurna.

Setelah mengikuti beberapa pertandingan, kami menjadi tahu kemampuan dan strategi tim lawan. Ternyata, kalau kita main ke kamar setiap tim maka kita akan melihat strategi dan cara bagaimana mereka ingin mengalahkan tim lain untuk pertandingan besok.Tentunya secara sportif. Seperti, tim Canada, mereka benar-benar siap dengan startegi yang telah dibuat sehingga mereka tetap bersemangat untuk pertandingan berikutnya.

Lomba hari berikutnya, tanggal 14 Juli adalah Sailing and oars race dan captain gigs. Lomba ini adalah kombinasi dari dua lomba yaitu layar dan dayung, dimana kita harus melakukan rowing sampai pada suatu titik. Selanjutnya kita berlayar sampai pada titik yang lain. Kemudian mendayung lagi, berlayar lagi begitu seterusnya. Ini dilakukan sampai 2 kali putaran baru kemudian finish. Karena saat itu anginnya kurang maka panitia memutuskan untuk menunda lomba tersebut sampai keesokkan harinya.

Sedangkan captain gigs adalah lomba di mana seolah-olah kita sedang menjemput kapten kapal kita dari suatu tempat dan mengantarkannya ke kapal induk. Setiap tim menggunakan pakaian tradisional mereka. Sistem penilaiannya, yaitu pada keteraturan mendayung, manuver kapal dan treatment kepada si kapten.

Untuk lomba kali ini kita berhasil mendapatkan poin dan mendapatkan penghargaan kostum terbaik. Malamnya Kenwood menghadiahi kita makan malam dengan nasi. Wow, rasanya sudah lama sekali tidak berjumpa dengan nasi. Semoga sisa pertandingan kita mampu.(bersambung/rom)

Berita Terkait