ITS News

Sabtu, 02 Juli 2022
15 Maret 2005, 12:03

BPPT Dukung 'Open Source'

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

‘Open source’ mendapat dukungan dari BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). Ini terkait dengan semakin banyaknya orang yang mulai beralih ke sistem operasi ini. Karena sistem operasi ini dinilai dari segi finasial cukup murah harganya. Sehingga akan secara tidak langsung dapat mengurangi pembelian produk-produk software secara ilegal.

Hal ini disampaikan oleh Dr.Ir. Marzan A.Iskandar, Sekretaris Utama BPPT, menurutnya faktor lain yang mendorong orang ingin menggunakan linuk, yakni rasa keingintahuan untuk mencoba dan mengujinya. Pasalnya, dalam sistem operasi ini menyediakan source code yang dapat dimodifikasi sesuai dengan keinginan penggunannya.

"Terakhir orang yang tertarik untuk menggunakan sistem operasi ini karena performasi yang lebih baik untuk kebutuhannya. Dan ini biasanya menjadi pilihan dari para professional di bidang teknologi komputer," tambahnya ketika menjadi keynote speaker dalam seminar ‘Teknologi Informasi: Copyright Vs Copyleft’, kemarin(9/9) di Graha Sepuluh Nopember ITS.

Untuk itu, lanjutnya, BPPT dan ITS mengadakan kerjasama tentang pengembangan, pelatihan, penerapan sistem operasi dan aplikasi perangkat lunak berbasis ‘open source’. "Tentunya kerjasama ini diharapakan agar banyak institusi yang memanfaatkan opensource, menghargai dan melindungi produk hasil karya pemikiran manusia, serta menjadikan bahasa Indonesia sebagai sarana interface-nya," jelasnya.

Sementara itu, Dr.Ir. Mohammad Nuh,DEA, Rektor ITS yang juga membuka acara tersebut, menyambut baik kerjasama ini. Bahkan tidak hanya dengan kalangan open source linuk saja, melainkan juga dengan Microsoft. "Sebagai institusi pendidikan hendaknya memiliki banyak alternatif. Karena tidak ada sesuatu itu tanpa adanya kelemahan. Tentunya kerjasama ini akan dapat saling melengkapi," katanya.

Selain penandatanganan Kerjasama antara BPPT dan ITS, pada kesempatan itu dilakukan penandatangan kerjasama antara ITS dan Microsoft Indonesia. Kerjasama ini tidak hanya mengenai penjualan produk Microsoft semata melainkan juga dalam pengembangan pembuatan sistem informasi untuk perguruan tinggi negeri di Jawa timur.(rom/bch)

Berita Terkait