ITS News

Jumat, 19 Agustus 2022
15 Maret 2005, 12:03

Belajar dari dua telinga dan satu mulut

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Sebagai makhluk sosial, manusia tak akan mungkin bisa hidup sendiri. Ia membutuhkan teman unutuk bergaul. Namun bagaimana membuat pergaulan itu berada dan lebih islami, dibutuhkan aturan dan serangkaian rambu-rambu. Salah satu diantaranya adalah lebih sering mendengarkan orang lain dari pada berbicara. Hal ini sesuai dengan fitrah manusia yang diciptakan oleh Allah SWT dengan dua telinga dan satu mulut, bukan sebaliknya.

"Kita harus menjadi insan yang peduli pada orang lain dan bukannya mementingkan diri sendiri," terang Arif Fajar Sholihin, pemateri "Adab Pergaulan" dalam KII 2004 Minggu (24/10) kemarin. Di hadapan puluhan mahasiswa baru muslim Teknik Fisika tersebut, ia kemudian menyebutkan, dengan lebih banyak mendengar, manusia akan terhindar dari perbuatan yang dapat menyinggung perasaan orang lain, misalnya memotong pembicaraan.

Lebih lanjut mahasiswa Teknik Fisika ’01 itu mengungkapkan bahwa dalam bergaul, ada tiga hal yang harus dicamkan pada pribadi manusia, terutama seorang muslim. Yaitu aku bukan ancaman bagimu, aku menyenangkan bagimu dan aku memberi manfaat bagimu. Ketiga hal tersebut dapat mencerminkan pribadi muslim yang sopan dan bersahaja dihadapan sesama.

"Dan jangan lupa, biar kita juga tetap disukai di bulan puasa ini, jaga bau badan, terutama bau mulut,ya!" pesan mantan ketua umum FUSI (Forum Ukhuwah dan Studi Islam) Ulul Albab ini yang spontan disambut ger pesertanya.

Kajian yang dilaksanakan selam 3 hari, dari 22-24 Oktober ini bertujuan untuk mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan positif. "Selain itu, kita juga ingin memberikan bekal wawasan lebih tentang agama islam kepada mahasiswa baru," ujar Tubagus Alfiananda, koordinator KII 2004 ini.

Tak hanya materi, sejumlah games yang menarik turut digelar untuk menambah ukhuwah (persaudaraan) diantara mahasiswa baru. Sholat tarawih bersama, tadarus dan pemutaran film islami juga dilaksanakan setiap harinya di SD Alam Insan Mulia, Keputih.(ftr/tov)

Berita Terkait